Penjual Miras Berkedok Warung Jamu Digerebek Polisi

Tempat menjual minuman keras (miras) oplosan yang berkedok warung jamu di Tambun Selatan, Bekasi digerebek polisi.

Penjual Miras Berkedok Warung Jamu Digerebek Polisi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi miras. 

WARTA KOTA, BEKASI-Tempat menjual minuman keras (miras) oplosan yang berkedok warung jamu di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, digrebek polisi pada Minggu (25/2) siang.

Dari penggerebekan ini, polisi menyita barang bukti berupa 58 bungkus miras oplosan siap edar.

Kepala Seksi Humas Polsek Tambun Inspektur Satu Tri Mulyono mengatakan, toko jamu ini terletak di simpang pengairan depan SMA Pusaka Nusantara, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan. Dalam penggerebekan ini, polisi mendapati DR (22) sedang memasukan setengah ember miras ke dalam plastik bening.

"Satu kantong miras dijual DR seharga Rp 10.000," kata Tri pada Senin (26/2/2018).

Kepada polisi, DR mengaku usaha miras itu adalah milik bosnya berinisial TO. DR juga berdalih baru bekerja dengan TO sebagai pengemas miras selama enam bulan terakhir.

"Oleh penyidik, miras diamankan dan pemilik kita mintai keterangannya," ujar Tri.

Tri mengungkapkan, perbuatan TO bisa membahayakan kesehatan seseorang yang menenggak mirasnya.

Sebab komposisi bahan yang dicampur tidak mengacu pada standar kesehatan yang ditetapkan instansi berwenang.

Apalagi dia tidak memiliki izin peredaran miras dari pemerintah terkait.

Meski demikian, penetapan TO sebagai pemilik toko jamu di mata hukum harus berdasarkan penyelidikan lebih lanjut.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved