PBSI Ingin Ganda Putri Hujan Prestasi di Tahun 2020

PBSI berharap puncak prestasi ganda putri terjadi di Tokyo nanti saat Olimpiade musim panas.

PBSI Ingin Ganda Putri Hujan Prestasi di Tahun 2020
badmintonindonesia.org
Greysia Polii/Apriyani Rahayu juara ganda putri di India Open 2018 

WARTA KOTA.COM,JAKARTA - Target positif “hujan prestasi” diharapkan tim ganda putri Pelatnas PBSI bisa terjadi di tahun 2020 mendatang.

Hal itu diutarakan oleh kepala pelatih ganda putri, Eng Hian.

“Target hujan prestasi ganda putri, saya prioritaskan akan terjadi pada 2020 dan puncaknya di Tokyo nanti saat Olimpiade musim panas di sana pada tahun yang sama,” katanya dikutip dari Kantor Berita Antar.

Target tersebut sebenarnya keterundaan target yang dicanangkan 2016, bertepatan dengan Olimpiade Rio de Janeiro, saat Greysia Polii masih berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, dan sedang berada di puncak penampilannya.

Akan tetapi hal itu urung terlaksana karena cedera yang mendera Nitya dan pasangan tersebut gagal meraih medali di Rio usai terhenti di perempat final.

Baca: Jose Mourinho Mencoba Berdamai dengan Paul Pogba

Dan kini, tumpuan baru berada dipundak pasangan Apriyani Rahayu/Greysia Polii yang akhir-akhir ini sukses menunjukkan grafik penampilannya yang baik di setiap turnamen yang mereka ikuti, bahkan beberapa kali meraih gelar juara.

“Kemauannya saya iya ingin medali emas, tapi saya melihat sejarah ganda putri Indonesia. Bagi saya dengan medali perunggu Olimpiade saja, itu sudah mencetak sejarah. Karenanya saya tekankan ke anak-anak raih medali dulu, keluarkan usaha kalian dalam latihan, dan berjuang sebaik-baiknya,” ujarnya.

Meski begitu, Eng pun tidak tinggal diam dan hanya menagandalkan Apriyani/Greysia.

Ia saat ini tengah mempersiapkan pasukan dan mencari “ramuan” tepat bagi pasukan ganda putri agar gap kapasitas para pemain tak terlalu jauh dan terus melakukan pemantauan prestasi dalam turnamen-turnamen utama yang menjadi prioritas mereka antara lain, All England, Indonesia Open, Kejuaraan Dunia, dan Asian Games dan turnamen lainnya.

“Sambil melakukan itu, mungkin saja dari pratama ada yang nyodok seperti Apriyani pada 2019 dan kemungkinan memperkuat skuat di 2020 nanti kan, ya kita harap dari utamanya juga menunjukan kualitas mereka sebenarnya di sisa waktu ini,” ungkapnya.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved