Komunitas Ciliwung Depok Dorong Taman Edukasi dan Area Konservasi Ada di Sempadan Sungai

Komunitas Ciliwung Depok kembali akan melakukan kegiatan Bebenah Ciliwung pada Sabtu (24/2/2018) dan Minggu (25/2/2018) mendatang.

Komunitas Ciliwung Depok Dorong Taman Edukasi dan Area Konservasi Ada di Sempadan Sungai
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Aktivitas kegiatan Komunitas Ciliwung Depok yang bermarkas di bantaran Sungai Ciliwung di bawah Jembatan GDC, Panmas, Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018, Komunitas Ciliwung Depok (KCD) kembali akan melakukan kegiatan Bebenah Ciliwung pada Sabtu (24/2/2018) dan Minggu (25/2/2018) mendatang.

Kegiatan ini berupa operasi pembersihan sampah di sempadan Sungai Ciliwung yang mulai menumpuk, pasca aliran Sungai Ciliwung meluap atau siaga satu pada 5 Februari lalu.

Pendiri KCD Taufik DS mengatakan operasi pembersihan difokuskan pada sempadan Sungai Ciliwung di wilayah Kota Kembang atau kawasan GDC yang masuk dalam wilayah Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas dan Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya.

Aktivitas kegiatan Komunitas Ciliwung Depok yang bermarkas di bantaran Sungai Ciliwung di bawah Jembatan GDC, Panmas, Depok.
Aktivitas kegiatan Komunitas Ciliwung Depok yang bermarkas di bantaran Sungai Ciliwung di bawah Jembatan GDC, Panmas, Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Pemilihan tempat ini berdasarkan lokasi yang mudahnya di akses warga untuk mengamati dan menikmati Sungai Ciliwung, disamping bentuk upaya KCD mendorong pemerintah agar kawasan sempadan sungai di sana dijadikan Taman Edukasi dan Konservasi Ciliwung," kata Taufik kepada Warta Kota, Kamis (22/2/2018).

Untuk melengkapi acara peringatan HPSN tambahnya akan dirangkai pula dengan acara berupa edukasi dan display hewan reptile, penampilan musik biola, serta berbagi pengetahuan survival dan rescue, hingga jelajah Sungai Ciliwung.

Taufik menjelaskan pada Sabtu (24/2/2018) tim relawan KCD akan menyerahkan buku bacaan ke tiga saung pustaka air atau SPA, yang ada di bantaran Sungai Ciliwung. Yakni SPA Kampung Utan, SPA Cikambangan dan SPA Ratujaya.

"Pemberian buku ke tiga SPA ini, dilakukan relawan dan aktifis KCD dengan menggunakan enam buah perahu karet," kata Taufik.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Peringatan HPSN KCD, Tri Wibowo mengharapkan dukungan OPD dari pemkot depok terkait.

Karenanya kata dia, panitia telah mengundang Wali Kota Depok, Wakil Wali Kota serta Ketua DPRD Depok pada puncak peringatan HPSN oleh KCD, Minggu 25 Februari pukul 08.00.

Aktivitas kegiatan Komunitas Ciliwung Depok yang bermarkas di bantaran Sungai Ciliwung di bawah Jembatan GDC, Panmas, Depok.
Aktivitas kegiatan Komunitas Ciliwung Depok yang bermarkas di bantaran Sungai Ciliwung di bawah Jembatan GDC, Panmas, Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Penyelenggaraan peringatan HPSN kali ini kata Tri juga didukung pegiat lingkungan dan pecinta alam baik individu maupun dari komunitas yang ada di Depok.

Antara lain kata dia, Depok Clean Action, My Trip My Adventure, Community Independent Pets, Plasma SMA 4 Depok, Pecinta Alam SMA 8 Depok, , Nasapala SMK Nusantara Depok, Mapala UI, SAR Hidayatullah, Komunitas Pendaki Gunung Regional Depok, KSR PMI Depok, Ves Community, Indonesia First Responder, OI Depok dan Depok Drone Community.

"Bagi kami relawan dan akftifis KCD, aktvitas Bebenah Ciliwung adalah bagian dari usaha mengajak masyarakat untuk merawat dan menjaga Ciliwung," katanya.

Serta juga tambah Tri untuk merubah pola pikir bahwa sungai bukanlah tempat pembuangan sampah atau limbah.

"Dan mengalih fungsi sempadannya dari kegiatan lain kecuali sebagai wilayah konservasi keanekaragama hayati," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved