Himpitan Ekonomi dan Kenaikan Harga Bikin Elektabilitas Jokowi Terus Merosot

Responden yang memilih Jokowi hanya 35 persen. Pada survei Oktober 2017 lalu, elektabilitas Jokowi masih di angka 36,2 persen.

Himpitan Ekonomi dan Kenaikan Harga Bikin Elektabilitas Jokowi Terus Merosot
Tribun Bogor
Ilustrasi. Kenaikan harga beras dirasakan menyulitkan masyarakat. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Elektabilitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai petahana mengalami penurunan.

Hal ini terlihat dari hasil survei Media Survei Nasional (Median) 1-9 Februari 2018.

Responden yang memilih Jokowi hanya 35 %.

Pada survei Oktober 2017 lalu, elektabilitas Jokowi masih di angka 36,2 %.

Pada survei sebelumnya, April 2017, elektabilitas Jokowi masih mencapai 36,9 %.

"Suara Jokowi secara konsisten mengalami penurunan tipis dari bulan ke bulan," kata Rico saat merilis hasil surveinya di Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Rico menyebutkan, menurunnya elektabilitas Jokowi karena permasalahan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Faktor ekonomi ini juga diukur melalui survei.

Pada survei Oktober 2017, sebesar 36,2 % responden meyakini Jokowi tidak mampu menyelesaikan masalah ekonomi.

Dalam survei Februari 2018, angka responden yang yakin Jokowi tak mampu menyelesaikan permasalahan ekonomi meningkat menjadi 37,9 %.

"Ini sudah lampu kuning bagi Jokowi, kalau terus didiamkan bisa lampu merah," ucap Rico.

Halaman
12
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved