Laju Partai Gerindra Jadi Oposisi dengan Aktor Antara Lain Fadli Zon Mampu Salip Partai Golkar

Gerindra berhasil menyalip Golkar dengan mendapat 13,4 persen suara, meski masih kalah dari PDIP.

Laju Partai Gerindra Jadi Oposisi dengan Aktor Antara Lain Fadli Zon Mampu Salip Partai Golkar
Kompas.com
Salam Dua Jari jadi milik Partai Gerindra. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mendapatkan nomor urut 2 sebagai peserta Pemilu 2019. Gerindra akan bersaing memperebutkan suara pemilih dengan 13 parpol lainnya.

Bicara soal Gerindra, tak bisa dilepaskan dari sosok pendiri sekaligus ketua umumnya, Prabowo Subianto.

Dua kali Gerindra mengusung Prabowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres). Pada Pilpres 2009, Prabowo maju sebagai calon wakil presiden bersama Megawati Soekarnoputri. Pasangan ini kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.

Pada Pilpres 2014, Prabowo mencalonkan diri sebagai presiden bersama Hatta Rajasa. Lagi-lagi, ia harus mengakui kemenangan pesaingnya, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Dua kali Prabowo menelan kekalahan, dan Gerindra bertahan menjadi partai oposisi.

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) didirikan oleh mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Letjem Prabowo Subianto dan orang-orang di lingkarannya.

Dikutip dari Partaigerindra.or.id, ide lahirnya Gerindra didorong rasa keprihatinan atas kondisi bangsa.

Pada November 2007, dalam sebuah perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta, terjadi obrolan antara Fadli Zon dan pengusaha yang juga adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.

Keduanya sepakat bahwa harus lahir sebuah partai baru untuk mengubah kondisi di Indonesia.

Gagasan pendirian partai kemudian diwacanakan di lingkaran orang-orang Hashim dan Prabowo.

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help