Ahok Ajukan PK

Eggi Sudjana Nilai Tak Masuk Akal Ahok Ajukan PK

Eggi juga menjelaskan, PK dapat diajukan bila ada bukti baru yang belum pernah diungkapkan dalam sidang sebelum putusan.

Eggi Sudjana Nilai Tak Masuk Akal Ahok Ajukan PK
TRIBUNNEWS/FAHDI FAHLEVI
Eggi Sudjana 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Ketua Umum Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana menilai, pengajuan peninjauan kembali (PK) kasus penistaan agama oleh terpidana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Mahkamah Agung (MA), sebagai tindakan tak masuk akal.

Menurut Eggi, ada beberapa syarat yang harus dilakukan untuk mengajukan PK.

“Tidak masuk akal secara nalar dan logis jika dia mengajukan PK. Syarat mengajukan PK salah satunya adalah jika ada kesalahan dalam putusan kasasi oleh MA, atau adanya kesalahan hakim saat memutuskan suatu perkara,” tuturnya.

Baca: Ahok Ajukan PK, Ini Kecurigaan Eggi Sudjana

“Tapi pasca-vonis dia tidak melakukan upaya hukum apa pun, dan harus menjalani hukuman penjara selama dua tahun. Itu akal-akalan dia saja supaya cepat bebas,” sambung Eggi saat ditemui di kantornya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (19/2/2018).

Eggi juga menjelaskan, PK dapat diajukan bila ada bukti baru yang belum pernah diungkapkan dalam sidang sebelum putusan.

“Bukti baru juga sepertinya tidak ada, karena mereka sudah membela habis-habisan sampai-sampai mengajukan kuasa hukum sebegitu banyaknya,” ujarnya.

Baca: Sudah Dua Bulan Ahok Tidak Dijenguk Keluarga dan Kuasa Hukumnya

Eggi menuturkan, pengajuan PK bisa diajukan terpidana tanpa menambah masa hukuman.

“Bahkan terpidana bisa bebas dari jeratan hukum bila PK yang diajukan dikabulkan,” cetus Eggi.

Ahok melalui kuasa hukum Josefina Syukur dan Fifi Lety Indra, mengajukan PK ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 2 Februari 2018 lalu. MA akan melaksanakan sidang pertama pada 26 Februari 2018 mendatang. (Rizal Bomantama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help