Piala Presiden 2018

Sambut Pemain di Bandara, Suporter Bali United: Kalah Kami Setia, Menang Kami Bangga

Pesawat yang ditumpangi tim Bali United sempat mengalami delay selama satu jam.

Sambut Pemain di Bandara, Suporter Bali United: Kalah Kami Setia, Menang Kami Bangga
Warta Kota/Gisesya Ranggawari
Pendukung Bali United, Semeton Dewata 

WARTA KOTA, DENPASAR - Puluhan suporter Bali United menyambut kedatangan tim Serdadu Tridatu di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Bali, Minggu (18/2/2018).

Suporter sudah berkumpul di bandara sejak pukul 19:30 Wita, mengenakan atribut Bali United. Jersey berwarna merah dan syal bertuliskan Bali United tak lupa dibawa para suporter.

Pesawat yang ditumpangi tim Bali United sempat mengalami delay selama satu jam, namun hal tersebut tak menyurutkan semangat suporter, yang tetap memilih menunggu tim kesayangan mereka.

Baca: Tiga Kali Piala Presiden Digelar, Juara dan Runner Up-nya Selalu Berbeda

Saat tim Bali United muncul, para suporter bertepuk tangan dan bersorak riuh. Nyanyian yang biasanya dinyanyikan para suporter di pertandingan, pun dikumandangkan saat menyambut tim asuhan Widodo Cahyono Putro itu.

Nyoman Suharta, penasihat Brigaz Bali yang ikut berada di bandara, mengaku datang untuk ikut menyambut tim Serdadu Tridatu.

"Menyambut tim kebanggaan, walau hasil mengecewakan tapi kami ingin tetap mensupport Bali United. Kalah kami setia, menang kami bangga," ujar pria tersebut.

Baca: Hadiah Juara Piala Presiden 2018 Naik Rp 300 Juta

"Pertandingan sih seimbang menurut saya. Saya tidak mengerti kenapa Bali United bisa kalah, tapi tidak menjadi masalah karena kami akan tetap mensupport Bali United," tuturnya.

Ia pun berharap Bali United memperoleh prestasi yang lebih baik nantinya.

"Harapannya untuk Bali United semoga di Liga 1 Indonesia 2018 yang akan datang, dapat memperoleh posisi yang lebih baik dari sekarang," harap pria asal Singaraja ini.

Baca: Pemasukan dari Tiket Piala Presiden 2018 Rp 20 Miliar

Pemain Bali United, Fadil Sausu, terharu melihat suporter yang menyambutnya.

"Saya merasa tersentuh, kami tidak bisa juara satu, cuma bisa juara dua, mereka sudah datang jauh-jauh ke sana dan mereka malam-malam begini jemput kami di sini, sangat bangga lah dengan suporter di sini," papar Fadil. (Dewi Damayanthi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help