Tawuran

Celurit Bercak Darah dan Seorang Pelajar Diamankan Polisi Dalam Tawuran di Depok

Polisi mengamankan seorang remaja dalam peristiwa tawuran di Jalan Baru dan Jalan Dewi Sartika, Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu dan Minggu.

Celurit Bercak Darah dan Seorang Pelajar Diamankan Polisi Dalam Tawuran di Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Polsek Panmas beserta anggoga Pokdar Kamtibmas mengamankan sajam dan bambu dari lokasi tawuran remaja di Jalan Baru dan Jalan Dewi Sartika, Pancoran Mas, Depok, Minggu (18/2/2018) dinihari serta satu sepeda motor. Seorang remaja yang diamankan polisi dalam tawuran tersebut. 

WARTA KOTA, DEPOK - Kapolsek Pancoran Mas Komisaris Roni Wowor menuturkan pihaknya mengamankan seorang remaja dalam peristiwa tawuran di Jalan Baru dan Jalan Dewi Sartika, Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu (17/2/2018) malam dan Minggu (18/2/2018) dini hari.

Dua peristiwa tawuran itu dilakukan oleh kelompok yang sama secara berurutan.

"Iya betul, kami amankan seorang remaja dalam peristiwa tawuran tersebut," kata Roni kepada Warta Kota, Minggu (18/2/2018).

Ia menjelaskan remaja yang diamankan adalah RA (15), pelajar SMP Satria Depok kelas 9, warga Kampung Sengon RT 5/RW 10, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Selain itu kata Roni di lokasi kejadian juga diamankan sebilah senjata tajam jenis celurit yang penuh bercak darah.

"Karenanya diduga ada korban luka dalam peristiwa tersebut, berdasarkan celurit bercak darah yang kami amankan," kata Roni.

Ia mengatakab di lokasi tawuran juga diamankan belasan bilah bambu yang juga dipakai untuk tawuran.

Ia mengatakan saat peristiwa tawuran pertama terjadi di sekitar Jalan Baru hingga Jalan Dewi Sartika, pihaknya bersama warga dan anggota Pokdarkamtibmas berhasil membubarkan tawuran antara dua kelompok remaja tersebut.

Namun kata dia sekitar beberapa jam berselang, tawuran kembali pecah di lokasi yang sama.

"Kami kembali membubarkan kelompok yang tawuran. Mereka yang tawuran adalah para remaja tanggung," kata Roni kepada Warta Kota, Minggu (18/2/2018) pagi.

Roni mengatakan dari lokasi kejadian didapati belasan bambu dan senjata tajam celurit yang digunakan para remaja untuk tawuran.

"Kami juga amankan satu unit sepeda motor jenis matic warna merah bernopol B 3204 EAN," kata Roni.

Menurutnya pihaknya masih mendalami kasus ini untuk mengetahui penyebab tawuran.

Selain itu kata dia, diduga kuat ada korban luka dalam tawuran tersebut. "Berdasarkan keterangan warda ada korban luka," katanya.

Ia mengatakan lewat tengah malam atau Minggu dinihari, lokasi tawuran sudah kondusif dan dilakukan penjagaan oleh pihaknya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help