Working Mom Harus Peduli Kesehatan Diri, Caranya dengan Ini

Ibu bekerja untuk menerapkan Panca Usaha Jantung Sehat untuk mencegah penyakit kardiovaskuler.

Working Mom Harus Peduli Kesehatan Diri, Caranya dengan Ini
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH---Perempuan dikenal dengan kemampuannya melakukan multitasking. Termasuk para ibu, terutama para ibu bekerja alias working mom, yang secara bersamaan mengurus keluarga, menjadi manajer rumah tangga, dan menyelesaikan pekerjaan kantor. Begitu padatnya kegiatan sehari-hari sehingga para ibu bekerja ini sering mengabaikan kondisi kesehatan diri.

Yayasan Jantung Indonesia (YJI) mengajak para ibu bekerja untuk menjaga kesehatannya dengan menjalani gaya hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit yang mengintai, termasuk penyakit kardiovaskuler.

Syahlina Zuhal, Ketua Umum YJI, mengatakan, ibu adalah tiang keluarga, bahkan bisa dibilang tiang negara karena dari merekalah bermula pendidikan bagi generasi penerus bangsa. Dengan tugas yang mulia ini, ibu tidak boleh lalai untuk menjaga kesehatan diri.

"Karena itu, Yayasan Jantung Indonesia mengajak para ibu, terutama ibu bekerja, agar selalu menjalani gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit kardiovaskuler," kata Syahlina beberapa waktu lalu.

Saat ini, penyakit kardiovaskuler, termasuk di dalamnya adalah penyakit jantung koroner, menjadi salah satu penyakit paling mematikan bagi perempuan di dunia.

Menurut data World Heart Federation, penyakit kardiovaskuler menjadi penyebab kematian satu dari tiga perempuan di dunia. Setiap tahunnya, 3,3 juta perempuan meninggal akibat penyakit kardiovaskuler.

Di Australia, misalnya, menurut hasil laporan ‘Cardiovascular Risk and Diseases in Australia Women’, penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi pada perempuan di benua tersebut, mencapai angka lebih dari 31.000 kematian setiap tahunnya.

Syahlina mengatakan, YJI sebagai lembaga nirlaba yang fokus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, sangat mendukung perempuan, termasuk di dalamnya ibu bekerja, untuk menjalani gaya hidup sehat untuk mencegah terserang penyakit kardiovaskular.

Menurut data dari World Heart Federation, 80 persen kasus penyakit kardiovaskuler sebenarnya dapat dicegah dengan edukasi yang tepat dan perubahan gaya hidup.

Baca: Agar Ibu Bekerja Senantiasa Berenergi

Karena itu, kata Syahlina, YJI mengajak perempuan Indonesia, termasuk para ibu bekerja, untuk menerapkan Panca Usaha Jantung Sehat untuk mencegah penyakit kardiovaskuler, yaitu: seimbangkan gizi dengan pola makan yang sehat, enyahkan rokok, hadapi dan atasi stres, awasi tekanan darah, teratur berolahraga.

Tak hanya menjalani gaya hidup sehat, perempuan juga harus paham tanda-tanda terkena serangan jantung agar bisa segera tertangani dengan tepat. Gejala-gejala serangan jantung pada umumnya adalah sakit dada seperti tertekan, bisa menjalar ke bahu kiri, rahang, maupun punggung.

Hanya saja, pada perempuan, serangan jantung sering kali memiliki gejala-gejala yang tidak khas. Gejalanya bisa seperti sedang masuk angin, terkena maag, kondisi tubuh terasa cepat lelah, atau gejala umum lainnya yang tidak khas.

Oleh karena itu, untuk mengetahui secara pasti, lebih baik periksakan kondisi jantung setiap setahun sekali, terutama jika sudah memiliki faktor risiko.

Syahlina berharap agar para ibu tidak hanya mengedukasi dirinya tentang penyakit jantung dan gaya hidup sehat, tapi juga anggota keluarga, terutama anak-anak agar mereka pun dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung sejak dini.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved