Wisata Literasi Membiasakan Budaya Gemar Membaca Buku sejak Dini

Suku Dinas Perpustakaan dan Arsip Jakarta Pusat mengadakan program Wisata Literasi yang dikhususkan bagi murid Sekolah Dasar.

Wisata Literasi Membiasakan Budaya Gemar Membaca Buku sejak Dini
Warta Kota/Rangga Baskoro
Perpustakaan Umum Kota Jakarta Pusat terletak di Jalan Tanah Abang 1, Kebon Jahe di dekat Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Perpustakaan dibuka 7 hari selama seminggu. Senin-Jumat dibuka dari pukul 09.00-18.00, sedangkan Sabtu-Minggu dibuka dari pukul 09.00-15.00. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Suku Dinas Perpustakaan dan Arsip Jakarta Pusat mengadakan program Wisata Literasi yang dikhususkan bagi murid-murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) seputar Jakarta Pusat.

Program ini dimaksudkan untuk memperkenalkan perpustakaan kepada anak-anak.

Selain itu, minat baca anak-anak juga diharapkan bertambah.

"Kami Sudin Perpustakaan punya kegiatan namanya Wisata Literasi yang dilakukan sebanyak seminggu tiga kali selama setahun. Dari hari Selasa sampai Kamis. Pesertanya dari kelas 1 sampai 6. Kami juga ingin mendorong minat baca kepada anak-anak," ucap Meti Lastri, Kasudin Perpustakaan dan Arsip Jakarta Pusat, Kamis (15/2).

Programnya sendiri, anak-anak akan mendapatkan fasilitas pengenalan mengenai perpustakaan dan edukasi lainnya.

Perpustakaan Umum Kota Jakarta Pusat terletak di Jalan Tanah Abang 1, Kebon Jahe di dekat Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Perpustakaan dibuka 7 hari selama seminggu. Senin-Jumat dibuka dari pukul 09.00-18.00, sedangkan Sabtu-Minggu dibuka dari pukul 09.00-15.00.
Perpustakaan Umum Kota Jakarta Pusat terletak di Jalan Tanah Abang 1, Kebon Jahe di dekat Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Perpustakaan dibuka 7 hari selama seminggu. Senin-Jumat dibuka dari pukul 09.00-18.00, sedangkan Sabtu-Minggu dibuka dari pukul 09.00-15.00. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Terdapat ruang baca, bermain dan theater yang bisa dipergunakan anak-anak dengan panduan anggota perpustakaan.

"Selain itu, kami juga mengajarkan anak-anak mengenai sadar arsip. Program itu mengedukasi anak-anak untuk merawat dan menjaga arsip-arsip penting seperti raport," ucapnya.

Dalam setahun, akan ada 150 SDN di Jakarta Pusat dengan target peserta sebanyak 12.000 murid.

Dalam sehari, ada sekitar 80 murid dalam 1 SDN yang mengikuti kegiatan.

Meti menambahkan, pihaknya saat ini mengutamakan SDN di Jakarta Pusat sebagai peserta, sedangkan SD Swasta juga bisa mengikuti program dengan cara mengirimkan permohonan ke Sudin Perpustakaan dan Arsip.

Halaman
12
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved