Menjelang Imlek, Penyebab Rupiah Menguat 94 Poin Terhadap Dolar AS

Menjelang libur panjang Imlek, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 94 poin menjadi Rp 13.535.

Menjelang Imlek, Penyebab Rupiah Menguat 94 Poin Terhadap Dolar AS
Warta Kota
Ilustrasi uang rupiah 

WARTA KOTA, JAKARTA---Menjelang libur panjang Imlek, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 94 poin menjadi Rp 13.535, Kamis (15/2/2018). Sebelumnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada angka Rp 13.629.

Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) nilai tukar rupiah menguat ke posisi Rp 13.570 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 13.657 per dolar AS.

Reza Priyambada, Analis Binaartha Sekuritas, mengatakan, rupiah menguat terhadap dolar AS setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Repo Rate. Keputusan ini sesuai denga ekspektasi dari pelaku pasar uang di Indonesia.

Kebijakan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga itu dinilai konsisten dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan domestik. Pelaku pasar optimistis ekonomi nasional pada tahun ini akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 14-15 Februari 2018 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 4,25 persen.

Sedangkan Ahmad Mikail, Ekonom Samuel Sekuritas, mengatakan, dolar AS cenderung bergerak melemah terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah seiring sentimen rendahnya pembelian obligasi Amerika Serikat oleh Tiongkok dan Jepang.

"Pergerakan mata uang rupiah juga seiring dengan prediksi pasar terhadap data neraca perdagangan bulan Januari 2018 yang akan mencatatkan surplus," kata Ahmad Mikael seperti dilansir Antaranews.com.

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help