Ini Penyebab Zafrul Bawa Anaknya Mengamen Hingga Larut Malam

Ai Marhayati Solihah, Komisioner KPAI, menyayangkan Zafrul yang membawa anaknya berinisial MU saat mengamen hingga larut malam.

Ini Penyebab Zafrul Bawa Anaknya Mengamen Hingga Larut Malam
Kompas.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, SENEN---Ai Marhayati Solihah, Komisioner KPAI Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak, menyayangkan Zafrul yang membawa anaknya berinisial MU saat mengamen hingga larut malam.

Kondisi seperti itu, kata Marhayati, dilakukan lantaran desakan ekonomi yang dialami oleh Zafrul agar orang lain iba saat dirinya mengais rezeki.

Baca: Bocah Terbaring Lemas Bukan Karena Obat Penenang

"Tidak dibenarkan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) melibatkan anaknya agar masyarakat iba," kata Marhayati di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2018).

Marhayati mengakui terkadang cara tersebut bisa mendatangkan nilai lebih sehingga penghasilan seseorang meningkat lantaran belas kasihan terhadap sang anak.

Baca: Polisi Meminta Keterangan Bapak dan Ibu Ini soal Video Bocah Tergeletak Lemas

Sementara itu, Khaidir, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, mengatakan, agar empat orang anak kandung Zafrul bisa memperoleh perawatan secara khusus, pihaknya butuhkan persetujuan dari Zafrul dan istrinya yang bernama Rochma.

"Bayi ini dan kakak-kakaknya akan diberikan fasilitas rehabilitasi sosial dengan catatan orangtua PMKS harus membuat pernyataan agar bisa diangkat menjadi anak negara," kata Khaidir.

Sementara itu, lantaran Zafrul yang sudah tinggal di Jakarta selama 40 tahun itu hidup tak menentu bersama istrinya Rochma, keduanya akan dimasukkan ke Panti Tunas Karya untuk pembinaan keterampilan.

Apabila mereka menolak, Dinas Sosial akan memberikan alternatif agar Zafrul beserta keluarganya pulang ke kampung halamannya yang berada di Sumatera Utara.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved