Pungli

Dugaan Pungli SIM Perwira Polri Jebolan AKPOL di Bekasi Masuk Unsur Korupsi

IPW menilai AKBP I Nengah Adi Putra mesti dilanjutkan ke proses pidana korupsi

Dugaan Pungli SIM Perwira Polri Jebolan AKPOL di Bekasi Masuk Unsur Korupsi
Warta Kota/Andika Panduwinata
AKBP I Nengah Adi Putra (tengah) saat masih menjabat Kasi Satpas SIM Daan Mogot 

SEMANGGI, WARTA KOTA -- Dugaan Pungli SIM Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP I Nengah Adi Putra dinilai masuk kategori korupsi.

I Nengah kini sudah dicopot dari jabatannya dan dalam proses pemberian sanksi.

Ketua Presidium Indonesian Police Watch, Neta S Pane, mengatakan, hukuman terhadap I Nengah tak boleh sebatas sanksi administrasi.

Kasi SIM Satpas Polda Metro Jaya Kompol I Nengah Adi Putra.
Kasi SIM Satpas Polda Metro Jaya Kompol I Nengah Adi Putra. (istimewa)

"Kalau hanya sanksi administrasi, Polri sudah salah kaprah. Sebab sudah ada tindak pidana korupsinya dalam kasus ini," kata Neta ketika dihubungi Warta Kota, Kamis (15/2/2018).

Bahkan Neta menyebut I Nengah mesti dipecat.

Dia menilai I Nengah sudah mempermalukan institusi kepolisian, terutama Akademi Kepolisian (AKPOL).

I Nengah merupakan jebolan Akademi Kepolisian (AKPOL) tahun 2000.

Baca: Perwira Polri Jebolan AKPOL Tertangkap Pungli SIM di Bekasi

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan I Nengah diduga menerbitkan SIM yang sudah habis masa berlakunya diduga menerbitkan kembali SIM yang masa berlakunya habis dengan membayar perpanjangan SIM.

Berdasarkan PP 60/2016, tarif PNBP pengujian untuk penerbitan SIM baru adalah Rp 120.000.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help