WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

BERITA FOTO: 142.519 Botol Miras Dimusnahkan, Termasuk 12,9 Juta Batang Rokok

Kementerian Keuangan bersama intansi terkait melakukan pemusnahan atas 142.519 botol miras dll yang merugikan negara lebih dari Rp45 miliar.

BERITA FOTO: 142.519 Botol Miras Dimusnahkan, Termasuk 12,9 Juta Batang Rokok
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin (kedua kiri), Wakil Jaksa Agung Arminsyah (kanan) dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2). 

WARTA KOTA, RAWAMANGUN -- Menteri Keuangan Sri Mulyani, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin, Wakil Jaksa Agung Arminsyah dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan menunjukkan barang bukti hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).

Kementerian Keuangan bersama intansi terkait melakukan pemusnahan terhadap 142.519 botol minuman keras, 12.919.499 batang rokok, 1.008.624 keping pita cukai, 720 liter alkolhol, 11.974 kemasan obat-obatan dan kosmetik dan suplemen ilegal yang merugikan negara lebih dari Rp45 miliar. (*)

Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin (kedua kiri), Wakil Jaksa Agung Arminsyah (kanan) dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin (kedua kiri), Wakil Jaksa Agung Arminsyah (kanan) dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin (kedua kiri), Wakil Jaksa Agung Arminsyah (kanan) dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin (kedua kiri), Wakil Jaksa Agung Arminsyah (kanan) dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin, Wakil Jaksa Agung Arminsyah  dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan, menunjukkan pita cukai hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin, Wakil Jaksa Agung Arminsyah dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan, menunjukkan pita cukai hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin (kedua kiri), Wakil Jaksa Agung Arminsyah (kanan) dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin (kedua kiri), Wakil Jaksa Agung Arminsyah (kanan) dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Penulis: Angga Bhagya Nugraha
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help