Awal Februari 2018, 9468 UKM Terdaftar Jadi Peserta OK OCE

Tercatat, ada sebanyak 9468 unit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Ibukota yang telah mendaftarkan diri.

Awal Februari 2018, 9468 UKM Terdaftar Jadi Peserta OK OCE
Warta Kota/Dwi Rizki
20180215Awal Februari 2018, 9468 UKM Terdaftar Jadi Peserta OK OCE 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Evaluasi tahap pertama sejak resmi masuk dalam program kerja pasangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno akhir tahun 2017 lalu, jumlah peserta OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) terus meningkat.

Tercatat, ada sebanyak 9468 unit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Ibukota yang telah mendaftarkan diri.

Pencapaian tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta, Irwandi jelang rapat evaluasi bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno di Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (15/2/2018).

Dipaparkannya, peserta pembinaan kewirausahaan terbanyak itu berada di wilayah Jakarta Timur dengan jumlah peserta mencapai 2177 unit UKM dan wilayah Jakarta Pusat dengan jumlah peserta mencapai 1825 unit UKM dan wilayah Jakarta Pusat Selatan dengan jumlah UKM terdaftar mencapai 1105 unit.

Sedangkan wilayah Jakarta Barat lanjutnya, peserta OK OCE hanya sebanyak 476 unit UKM, tidak berbeda jauh dengan wilayah Jakarta Utara yang mencapai sebanyak 468 unit UKM.

"Ketiga wilayah itu masuk dalam tahap dua OK OCE, mereka yang terdaftar akan diundang untuk mengikuti pelatihan di kecamatan masing-masing wilayah.

Selanjutnya akan dibimbing untuk permodalan dari perbankan," ungkapnya kepada Warta Kota di Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (15/2/2018).

Tidak hanya lewat pendaftaran langsung, pendaftaran OK OCE katanya juga telah dibuka lewat online, yakni lewat situs okoce.me.

Tercatat ada sebanyak 2366 unit UKM yang tersebar dari seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Evaluasi sekarang juga membahas tentang pendaftaran peserta OK OCE lewat website, hasilnya bagus, baru dibuka sudah lebih dari 2000 UKM yang mendaftar. Mereka yang daftar online selanjutnya akan dihubungi pendamping masing-masing kecamatan untuk mengikuti pelatihan," tambahnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar masyarakat dapat bergabung dan mendaftarkan diri secara online.

Sehingga, proses perekrutan tidak terpusat di kecamatan dan tahapan pelatihan dapat segera dilakukan.

"Masyarakat diharapkan dapat mendaftarkan diri lewat website, apabila belum ada yang tahu bisa menghubungi pendamping (OK OCE) di kecamatan. Karena apa, kan datanya bisa langsung diakses-real time, jadi progres pelatihan bisa jalan cepat," tutupnya menambahkan. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved