WartaKota/

Tiga Gradasi Warna Pantai Ada di Kota Ini

Menjejakkan kaki telanjang di Pantai Pasir Panjang di Desa Ngilngof, Tual, Provinsi Maluku, terasa nyaman dan adem.

Tiga Gradasi Warna Pantai Ada di Kota Ini
Warta Kota/Intan Ungaling
Suasana Pantai Pasir Panjang di Desa Ngilngof, Tual, Provinsi Maluku. 

WARTA KOTA, JAKARTA---Menjejakkan kaki telanjang di Pantai Pasir Panjang di Desa Ngilngof, Tual, Provinsi Maluku, terasa nyaman dan adem. Pasir putih yang membentang di bibir pantai sepanjang sekitar tiga kilometer ini pun halus laksana tepung. Telapak kaki seakan dibelai pasir putih.

Pantai yang oleh masyarakat setempat disebut Ngurbloat ini juga bersih. Sejauh mata memandang ke arah lautan, airnya terlihat bening. Warna air lautnya menampakkan tiga gradasi warna mulai dari biru pudar, biru muda, hingga biru pekat.

Di antara deru ombak di laut tampak pulau-pulau kecil membentang. Wisatawan bisa mengunjungi pulau-pulau tersebut dengan menyewa speedboat. Bagi yang ingin menikmati keindahan di kedalaman laut, Anda bisa menyewa perlengkapan diving yang harga sewanya sekitar Rp 500.000.

Untuk menikmati Pantai Ngurbloat ini, wisatawan bisa bersantai di saung atau gazebo yang berjejer di pantai. Kursi-kursi panjang untuk bermalas-malasan dan berjemur juga tersedia. Anda juga bisa bermain voli pantai bersama teman-teman atau kerabat.

Jika Anda haus atau lapar, warung-warung bertebaran. Anda bisa memesan pisang goreng dibalut tepung dengan cocolan sambal dan sukun goreng. Penganan ini ditemani segelas teh manis dengan aroma kayu manis.

Super tenang dan sepi di Pantai Pasir Panjang ini bisa membuat Anda betah menikmati keindahan alamnya. Nyiur melambai ditingkahi pepohonan bakau membuat pantai sedikit teduh.

Jika ingin menghabiskan waktu yang lama di pantai, Anda bisa menyewa tempat penginapan. Harga per cottage masih ramah di kantong Rp 300.000 per malam.

Bila Anda berkunjung saat berlangsung angin barat, angin berhembus kencang. Ombak pun menderu-deru dan bergelombang tinggi. Angin yang kencang ini selalu merontokkan dedaunan dari pepohonan rindang. Pemilik warung atau cottage pun berulang-ulang membersihkan pantai dengan sapu garpunya.

"Kami harus membersihkannya sendiri karena tidak ada petugas kebersihan," tutur Nelly (45), pemilik warung di Pantai Ngurbloat. Menurutnya, warung, saung, dan cottage dikelola sendiri oleh warga.
Wisata di Pasir Panjang memang dikelola sendiri oleh warga. Termasuk tiket masuk ke pantai ini. Tiket dikenakan untuk motor Rp 10.000 dan mobil Rp 20.000. Sedangkan untuk orang yang ingin menikmati Pasir Panjang tidak dikenakan biaya alias gratis.

Untuk mencapai Pantai Pasir Panjang, jika Anda naik kendaraan umum dari Langgur, Anda hanya butuh ongkos Rp 7.000. Waktu tempuhnya pun singkat saja, 30 menit. (Intan Ungaling)

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help