Home »

Bogor

Pergerakan Tanah di Banjarnegara Semakin Khawatirkan Warga

Pergerakan tanah dari bukit mengarah ke pemukiman di bawahnya hingga merusak kebun warga.

Pergerakan Tanah di Banjarnegara Semakin Khawatirkan Warga
Tribun Jateng
Warga melintasi jalan ambles di jalan provinsi desa Paweden Kecamatan Karangkobar Banjarnegara 

WARTA KOTA, BOGOR - Pergerakan tanah di Desa Paweden Kecamatan Karangkobar semakin meluas.

Jika sebelumnya jalur provinsi itu tertimbun material longsor sepanjang sekitar 60 meter, kini titik itu semakin parah karena ambles.

Sejumlah alat berat sejak Minggu (11/2) lalu dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan penghubung antar kecamatan dan kabupaten itu.

Namun, belum rampung pekerjaan itu, tanah kembali bergerak sehingga meyebabkan sebagian titik jalan itu ambles hingga putus, Rabu pagi (14/2/2018).

Tanah ambles cukup parah dengan kedalaman sekitar 5 sampai 6 meter dan panjang 50 meter.

Muncul aliran mata air di sela retakan tanah tersebut. Kondisi tanah itu pun masih labil dengan munculnya rekahan di beberapa titik.

"Alat berat masih bekerja untuk membersihkan material longsor di lokasi,"kata Kepala BPBD Banjarnegara Arif Rachman, Rabu siang.

Mulanya, jalan ini digadang segera bisa dilalui kendaraan jika pembersihan material longsor yang menimbun jalan memakai alat berat selesai.

Namun harapan warga untuk bisa memanfaatkan jalan itu kembali harus tertunda. Jika pun material longsor berhasil disingkirkan, jalan tetap putus dan tidak bisa dilalui karena ambles cukup dalam.

Menurut Arif, penanganan jalan ambles ini akan melibatkan Badan Geologi Bandung untuk mengkaji kelayakan tanah di zona tersebut.

Halaman
12
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help