Gubernur Banten Kukuhkan Pjs Kepala Daerah Tangerang dan Lebak karena Ikut Pilkada

Gubernur Banten, Wahidin Halim mengukuhkan 2 Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lebak dan Wali Kota Tangerang.

Gubernur Banten Kukuhkan Pjs Kepala Daerah Tangerang dan Lebak karena Ikut Pilkada
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pengukuhan penjabat sementara untuk mengisi kekosongan sehubungan Pilkada di Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Gubernur Banten, Wahidin Halim mengukuhkan 2 Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lebak dan Wali Kota Tangerang.

Pasalnya, kedua wilayah tersebut masing - masing Kepala Daerah tengah cuti mengikuti Pilkada 2018.

Mereka yang ditetapkan sebagai Pjs di antaranya Ino S. Rawita menjadi Pjs Bupati Lebak, sedangkan M Yusuf Ino Pjs Wali Kota Tangerang.

Ino sebelumnya menjabat Asda II Pemprov Banten dan M. Yusuf menjabat Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.

"Hari ini, prosesi pengukuhan penjabat sementara untuk mengisi kekosongan sehubungan Pilkada di Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang," ujar Wahidin Halim, Rabu (14/2/2018).

Pada kesempatan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy dan Sekda Ranta Soeharta beserta sejumlah pejabat Pemprov Banten.

Selain itu, tampak hadir Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin serta Bupati Lebak Iti Octavia dan Wakilnya yakni Ade Sumardi.

"Pak Ino Asda II saya tunjuk karena rumahnya di Lebak dan Pak Yusuf juga sama tinggalnya di Kota Tangerang. Keduanya sudah mengetahui soal daerah masing - masing," ucapnya.

Pria yang akrab disapa WH itu memerintahkan kepada dua penjabat sementara yang dikukuhkan untuk berkoordinasi dengan pimpinan daerah dan Forkopimda masing-masing.

"Tapi ingat jangan ikut bermain politik apa lagi korupsi, enggak boleh itu. Laksanakan apa yang sudah menjadi tugas," kata Wahidin.

Ia juga sempat menyinggung soal keamanan dan kondusivitas wilayah yang melaksanakan Pilkada.

Menurutnya, di Lebak lawannya calon independen dan Kota Tangerang kotak kosong atau calon tunggal sehingga tidak terlalu mengkhawatirkan gangguan keamanan.

"Kita harap Pilkada berjalan aman dan tertib, segera koordinasi dengan Forkopimda. ASN juga jangan terlibat, saya percayakan kepada Pak Ino dan Pak Yusuf," katanya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved