Artis Terjerat Narkoba

BNN Jakarta Punya Daftar Nama Artis yang Jadi Target Operasi

Untuk mengatasi penyalahgunaan di kalangan artis, Johny mengaku membutuhkan bantuan dari lembaga profesi pekerja industri hiburan.

BNN Jakarta Punya Daftar Nama Artis yang Jadi Target Operasi
Warta Kota/Bintang Pradewo
Kepala BNNP Jakarta Brigjend Johny Pol (kiri). 

WARTA KOTA, KUNINGAN - Tertangkapnya artis Fachri Albar karena mengonsumsi narkoba, menambah panjang deretan figur publik Indonesia yang terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jakarta Johnypol Latupeirisa mengaku mempunyai daftar nama-nama artis yang sudah diincar dalam operasi pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

“Tentu sudah punya, namun saat akan melakukan operasi harus dilakukan dengan strategi. Karena kalau sekarang pakai narkoba lalu tes urine, pasti positif, tapi satu minggu kemudian akan negatif,” ujarnya saat ditemui di kantornya, di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Baca: BREAKING NEWS: Polisi Ciduk Fachri Albar karena Isap Sabu

“Jangan sampai operasi yang kami lakukan sia-sia, karena BNNP bergerak berdasarkan fakta dan bukti yang jelas, bukan berdasarkan asumsi semata,” sambungnya.

Untuk mengatasi penyalahgunaan di kalangan artis, Johny mengaku membutuhkan bantuan dari lembaga profesi pekerja industri hiburan.

“Pada dasarnya kami tidak pandang bulu, mau artis atau pejabat, kalau dia terbukti menyalahgunakan narkoba, maka akan kami sikat. Tapi di kalangan artis, kami butuh bantuan seperti organisasi profesinya. Jika mereka minta dibersihkan, maka akan kami bersihkan,” tuturnya.

Baca: Polisi Temukan Sepaket Sabu, Dua Papan Dumolid, dan Bong di Rumah Fachri Albar

“Karena kalau tuduh satu-satu, susah,” ucapnya.

Fachri Albar ditangkap di kediamannya di kawasan Serenia Hills, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2018) sekitar pukul 07.00 WIB, atas dugaan kepemilikan narkoba. Dari kediamannya polisi menyita paket dumolid, ganja, dan sabu-sabu. (Rizal Bomantama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved