Tahun Baru Imlek

Amplop Angpau Paling Laris Manis Jelang Imlek

Dua hari jelang Tahun Baru Imlek, kawasan Glodok dipenuhi pernak-pernik serba merah.

Amplop Angpau Paling Laris Manis Jelang Imlek
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Pernak-pernik Imlek dijual di kawasan Glodok, Jalan Pancoran, Tambora, Jakarta Barat. 

WARTA KOTA, TAMBORA - Dua hari jelang Tahun Baru Imlek, kawasan Glodok dipenuhi pernak-pernik serba merah.

Pernak-pernik itu mulai dari baju, lampion, gantungan, kue keranjang, hiasan pintu, bunga, dan tidak ketinggalan amplop angpau.

Alpian, warga Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah dua minggu berjualan amplop angpau di bahu Jalan Pancoran, Tambora, Jakarta Barat.

Baca: Dahulu Imlek Tak Lengkap Tanpa Kue Keranjang, Kini Jarang Ada yang Beli

"Ada yang impor dan lokal, harganya beda-beda," ujar Pian di lokasi, Rabu (14/2/2018).

Amplop angpau impor memiliki gambar timbul, sehingga dibanderol lebih mahal, yakni Rp 10 ribu per bungkus, yang berisi enam lembar.

"Ini ukurannya besar, gambarnya timbul, lebih mewah, kalau ambil tiga bungkus jadi Rp 20 ribu aja," katanya.

Baca: Apartemen Menara Latumeten Bersolek Sambut Imlek

Sedangkan amplop lokal berukuran kecil dibanderol Rp 10 ribu per tiga bungkus, masing-masing berisi enam lembar.

Alpian juga menjual gantungan dan pernak-pernik lainnya. Namun, dari semua dagangannya, Pian mengaku yang paling laris adalah amplop angpau.

"Amplop banyak yang beli, orang lewat terus beli, jualnya lebih gampang dari yang lainnya," ungkap Pian. (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved