Spanduk Komersial Ilegal Dimusnahkan, Spanduk Parpol Dikembalikan

Sebagian besar reklame ilegal yang dicopot paksa adalah berupa spanduk. Selain itu ada pula beberapa poster, bendera

Spanduk Komersial Ilegal Dimusnahkan, Spanduk Parpol Dikembalikan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satpol PP Depok menertibkan reklame berupa spanduk dari sejumlah jalan utama dan jalan besar di Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok telah menertibkan atau mencopot paksa sebanyak 694 reklame tak berizin, yang dipasang sembarangan di sejumlah ruas jalan utama dan jalan besar di seluruh wilayah Kota Depok selama 2018 ini.

Sebagian besar reklame ilegal yang dicopot paksa adalah berupa spanduk. Selain itu ada pula beberapa poster, bendera dan atribut komersil lainnya.

Kepala Satpol PP Depok Yayan Arianto menuturkan seluruh reklame berupa spanduk, poster dan lainnya yang bersifat komersial atau iklan produk, akan langsung dimusnahkan pihaknya dan tidak akan dikembalikan ke pihak pemasang.

Satpol PP Depok menertibkan reklame berupa spanduk dari sejumlah jalan utama dan jalan besar di Depok.
Satpol PP Depok menertibkan reklame berupa spanduk dari sejumlah jalan utama dan jalan besar di Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Pemusnahan kata dia bisa dilakukan dengan dirobek atau dipotong-potong.

Namun kata Yayan untuk spanduk dan bendera partai politik yang turut dicopot paksa pihaknya, dalam penertiban reklame ilegal sejak awal Januari 2018 itu, akan diperlakukan sedikit berbeda.

"Untuk spanduk dan bendera parpol, tidak kita musnahkan. Tapi kita simpan dan akan dikembalikan ke parpolnya, jika mereka mau ambil," kata Yayan.

Sebab kata dia, ke depan pihaknya akan bekerja sama dengan Panwaslu Depok untuk menertibkan spanduk dan poster parpol di masa jelang Pilgub Jawa Barat ini, yang mulai bertebaran di Depok.

Pemasangan spanduk dan bendera parpol katanya akan diatur kemudian oleh penyelenggara Pilguh Jabar di Depok dimana Panwaslu yang akan memantaunya.

Ke depan mengenai spanduk dan atribut parpol ini, kewenangannya ada di Panwaslu.

Satpol PP Depok menertibkan reklame berupa spanduk dari sejumlah jalan utama dan jalan besar di Depok.
Satpol PP Depok menertibkan reklame berupa spanduk dari sejumlah jalan utama dan jalan besar di Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Yayan mengatakan dari 694 reklame yang dicopot paksa pihaknya, sebagian besar adalah reklame jenis spanduk, yang dipasang melintang di sejumlah ruas jalan di Depok.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved