Sekeluarga Dibantai

Polisi Periksa Tujuh Saksi, Pelaku Pembunuhan di Tangerang Mengarah ke Kepala Keluarga

Saksi yang merupakan tetangga korban, mengaku sempat mendengar pertengkaran hebat di dalam rumah, sebelum pembunuhan terjadi.

Polisi Periksa Tujuh Saksi, Pelaku Pembunuhan di Tangerang Mengarah ke Kepala Keluarga
Warta Kota/Andika Panduwinata
Petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban pembantaian di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05/RW 12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang pada Senin (12/2/2018). 

WARTA KOTA, KRAMAT JATI - Kapolresta Tangerang Kombes Harry Kurniawan menuturkan, pihaknya telah memeriksa tujuh saksi terkait kasus pembunuhan satu keluarga di Taman Kota II, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang pada Senin (12/2/2018) kemarin.

Saksi yang merupakan tetangga korban, mengaku sempat mendengar pertengkaran hebat di dalam rumah, sebelum pembunuhan terjadi.

"Saksi ada tujuh orang warga sudah kita mintai keterangan. Karena saksinya tidak hanya yang mendengarkan ribut, ada juga yang masuk bersama-sama. Ada juga yang di sebelahnya tidakk masuk, tapi mendengar di dalam ada keributan. Banyak saksi," ucap Herry di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (13/2/2018).

Baca: Cekcok Terjadi Sebelum Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang, Juga Tak Ada Barang yang Hilang

Muncul spekulasi terkait tragedi tersebut.

Spekulasi pertama menyebutkan bahwa korban selamat Muktar Efendi yang saat ini berstatus sebagai saksi kunci, diduga menjadi tersangka. Harry belum bisa memastikan hal tersebut.

"Ya kalau Polri tidak menduga-duga. Semua keterangan fakta kita kumpulkan untuk cepat ungkap siapa pelakunya," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya menemukan empat handphone yang disatukan di dalam sebuah buntalan plastik. HP tersebut akan dijadikan barang bukti oleh pihaknya.

Baca: Suami yang Keluarganya Dibunuh Diduga Coba Bunuh Diri, Ini Kata Kapolresta Tangerang

"Ya nanti siang ini kita simpulkan, karena ini dari keterangan saksi mahkota ini tadi kita sudah sampaikan juga, kita sinkronkan dengan tim di TKP," tuturnya.

"Karena ada temuan-temuan baru itu, termasuk saya baru komunikasi dengan saksi korban ini. Tim menyampaikan bahwa HP yang kemarin kita cari ternyata tidak hilang, karena baru ditemukan tadi pagi, hari ini, dalam keadaan terbungkus rapi. Ya mudah-mudahan ini bisa mengungkap juga," sambungnya. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help