Pesona Tangerang Selatan Jadi Incaran Pengembang Properti

Ruas Tol Serpong-Cinere yang sedang dalam tahap pembangunan menjadi incaran pengembang properti di kawasan Tangerang Selatan.

Pesona Tangerang Selatan Jadi Incaran Pengembang Properti
Warta Kota/Andika Panduwinata
20180213Pesona Tangerang Selatan Jadi Incaran Pengembang Properti 

WARTA KOTA, TANGERANG - Ruas Tol Serpong - Cinere yang sedang dalam tahap pembangunan menjadi incaran pengembang properti di kawasan Tangerang Selatan.

Direktur Utama PT Fontana Land, Harso Halim, pengembang kawasan Martadinata Residence menjelaskan investasi di wilayah Tangerang Selatan akan terus meningkat.

Hal ini diperkuat dengan pesatnya pembangunan kota di pinggiran Jakarta itu.

20180213Pesona Tangerang Selatan Jadi Incaran Pengembang Properti1
20180213Pesona Tangerang Selatan Jadi Incaran Pengembang Properti1 (Warta Kota/Andika Panduwinata)

“Kami lihat Tangsel begitu memesona, semua infrastruktur jalan, terminal, Tol Serpong -Cinere sedang dalam tahap pembangunan. Ini menjadi harapan kami sebagai pengembang untuk mewujudkan keinginan para pemilik properti di Tangerang Selatan,” ujar Dirut Fontana Land, Harso Halim, Selasa (13/2/2018).

Ia menerangkan pengembangan kawasan Martadinata Residence akan dilakukan secara bertahap.

Tahap pertama pengembang akan membangun sebanyak 315 rumah residensial di lahan seluas 4,6 hektar yang dimiliki.

“Tahap pertama kami akan membangun 315 rumah di lahan 4,6 hektar yang kami miliki dengan nilai investasi sekitar Rp 300 milyar. Saat ini kami jual untuk rumah dua lantai mulai dari Rp 750 juta,” ucapnya.

Dirinya memperkirakan, dengan beroperasinya Tol Serpong - Cinere pada 2019 nanti, kenaikan harga rumah di Martadinata Residence akan melonjak signifikan.

“Saya kira akan ada peningkatan harga tentunya, bisa mencapai 15 persen, prediksi saya,” kata Harso.

Harso menyebut kawasan Tangerang Selatan dari tahun ke tahun menunjukkan kemajuan gemilang. Hal itu ditandai dengan terus bertambahnya penduduk di Tangsel.

“Infrastruktur di sini semakin maju dan lengkap. Sehingga investasi di sini akan jadi sangat menguntungkan,” ungkapnya.

Dia menuturkan lahan yang dimilikinya saat ini seluas 8 hektar. Namun secara bertahap baru dikembangkan 4,6 hektar.

“Ke depan akan kami lihat, seperti apa pengembangan kawasan ini yang cocok dan sesuai kebutuhan pasar di wilayah penyangga Jakarta. Kalau dibilang mahal, justru kami bilang ini murah, karena berada di lokasi yang sangat strategis. Jika dibanding produk sejenis di kawasan Tangsel,” papar Harso. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help