JK Ungkap Karakteristik Calon Pendamping Jokowi di Pilpres 2019

harus punya kemampuan untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa, mulai dari persoalan ekonomi, sosial hingga politik.

JK Ungkap Karakteristik Calon Pendamping Jokowi di Pilpres 2019
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, BJ Habibie, dan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri, menumbuk padi, pada pembukaan rapat koordinasi nasional (Rakornas) Tiga Pilar PDI Perjuangan, di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (16/12/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan calon wakil presiden yang akan mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan Presiden 2019 setidaknya harus memiliki dua hal, salah satunya kekuatan politis.

"Ya, saya kira memang semua tokoh itu berbeda-beda, dia punya pengalaman, (berbeda) caranya. Tetapi bagaimana seorang tokoh yang bisa dua hal," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dia merespons kabar mengenai tawaran untuk kembali mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Menurut JK, selain memiliki kekuatan dukungan dan politis untuk membantu meningkatkan elektabilitas, calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 harus punya kemampuan untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa, mulai dari persoalan ekonomi, sosial, dan politik.

JK mengaku tidak akan maju lagi di Pilpres 2019. Namun dia juga belum punya nama orang yang bisa direkomendasikan menjadi calon wakil presiden untuk Jokowi.

"Belum. Mesti dua hal itu, harus memenuhi syarat, dan disamping itu juga tentu yang bisa memperluas jangkauan keterpilihan. Mungkin you punya saran, itu boleh saja," kata JK kepada para pewarta.

Sebelumnya, beredar tulisan wartawan senior John McBeth yang mengulas peluang Jusuf Kalla kembali digandeng Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden 2019.

McBeth, yang mengklaim telah menghabiskan 11 tahun karirnya menulis mengenai politik Asia Tenggara termasuk Indonesia, mengaku mendapatkan konfirmasi dari sumber terdekat Jusuf Kalla bahwa tawaran untuk menjadi calon wakil presiden itu pernah ada.

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help