Dana Kampanye Pilwalkot Bekasi Dibatasi Rp 43 Miliar

“Hanya dibatasi Rp 43 miliar, jadi di luar itu dana kampanye tidak boleh digunakan,” kata Ketua KPU Kota Bekasi.

Dana Kampanye Pilwalkot Bekasi Dibatasi Rp 43 Miliar
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Rapat pleno KPU Kota Bekasi mengundi nomor urut pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 

WARTA KOTA, BEKASI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menyatakan, dana kampanye untuk masing-masing dua pasang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2018-2023 dibatasi hanya Rp 43 miliar.

Bila dana kampanye melebihi aturan yang ditetapkan, maka uang tersebut akan disimpan ke kas negara.

“Hanya dibatasi Rp 43 miliar, jadi di luar itu dana kampanye tidak boleh digunakan,” kata Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, Selasa (13/2/2018).

Ucu mengatakan, KPU Kota Bekasi telah menetapkan dua pasangan calon dalam ajang Pilkada Kota Bekasi 2018 pada Senin (12/2/2018).

Dua pasangan calon itu yakni, Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono dan Nur Surpiyanto-Adhy Firdaus.

Mereka juga telah mengambil nomor urut untuk di surat suara pencoblosan. Rahmat-Tri mendapat urutan 1, sedangkan Nur Firdaus mendapat urut 2.

Setelah penetapan pasangan dan nomor urut maka tahapan selanjutnya adalah masa kampanye partai.

Meski begitu, masing-masing calon lebih dulu memberikan laporan dana kampanyenya.

“Kami akan menunggu laporan dana kampanye masing-masing calon,” katanya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat, Harminus Koto mengingatkan, pasangan calon agar tidak menerima sumbangan dana kampanye dari luar dengan melebihi batas yang sudah ditetapkan.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help