Suyatno Kaget Kota Bekasi Bikin Mal Pelayanan Publik

Kota Bekasi sebenarnya tidak ada dalam daftar beberapa daerah yang dijadikan proyek percontohan MPP oleh Kemenpan-RB.

Suyatno Kaget Kota Bekasi Bikin Mal Pelayanan Publik
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat mengunjungi Mal Pelayanan Publik yang baru dibuka Senin (12/2/2018). 

WARTA KOTA, BEKASI---Kota Bekasi memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) di Mal Pasar Proyek (dulu Bekasi Junction), Jalan Ir H Djuanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (12/2/2018). Suyatno, Kepala Bidang Koordinasi Pelayanan Publik Wilayah I, Deputi Pelayanan Publik pada Kemenpan-RB, mengapresiasi MPP yang diluncurkan. Pemerintah Kota Bekasi tidak pernah berkoordinasi dengan pihaknya dengan pembuatan MPP.

"Peluncuran MPP ini cukup mengejutkan dan sebagai kejutan untuk kami," kata Suyatno.

Menurut Suyatno, Kota Bekasi sebenarnya tidak ada dalam daftar beberapa daerah yang dijadikan proyek percontohan MPP oleh Kemenpan-RB. Berdasarkan catatannya, ada lima daerah yang sedang dibangun dan diluncurkan MPP di seluruh Indonesia, yakni Jakarta, Bali, Surabaya, dan Banyuwangi.

"Kota Bekasi tidak termasuk dalam daftar itu, yang jelas ini sangat mendadak, peluncurannya bebarengan dengan peluncuran di Denpasar, Bali," kata Suyatno.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pembentukan MPP di Mal Pasar Proyek hanya menelan waktu selama satu bulan. Bahkan, pembentukan pelayanan PTSP plus ini merupakan salah satu dari sekian proyeknya yang dia resmikan diakhir jabatannya sebagai kepala daerah menjelang masa Pilkada 2018.

"Awalnya saya pesimis bisa terealisasi, namun rupanya berhasil dan memberi manfaat ke masyarakat banyak terutama warga Kota Bekasi," kata Rahmat.

Menurut Rahmat, pembentukan MPP yang tergolong instan ini merupakan suatu keberhasilan. Ia mencontohkan, biasanya pemerintah melakukan pengadaan di dalam mall dengan jangka waktu yang lama. Rapat pengadaan sendiri memakan waktu enam bulan, evaluasi akan memakan waktu tiga bulan.

"Sisanya perbaikan lagi, jadi sebenarnya minimal setahun baru bisa jalan. Nah kami sebulan sudah jadi dan sudah ada," kata Rahmat.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved