Kesal Ditinggal Pergi Kekasih, Abdul Aniaya Karyawan Kafe di Bekasi

Jefri mengatakan, korban dan rekannya sempat ketakutan karena postur tubuh tersangka besar dan wajahnya terlihat garang.

Kesal Ditinggal Pergi Kekasih, Abdul Aniaya Karyawan Kafe di Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Pemuda nekat yang menganiaya karyawan karaoke ‘Venus’ di Rumah Toko (Ruko) Thamrin, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/2) dini hari. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Kesal karena ditinggal pergi kekasih, seorang pemuda nekat menganiaya karyawan karaoke ‘Venus’ di Rumah Toko (Ruko) Thamrin, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/2) dini hari.

Tersangka, Abdul Muthalib (22) diamankan penyidik saat bersembunyi di rumah kontrakannya di daerah Cikarang Selatan.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikarang Selatan Inspektur Satu Jefri mengatakan, kasus penganiayaan itu terjadi saat Abdul datang ke kafe tersebut untuk mencari kekasihnya bernama Dewi.

Karyawan karaoke ‘Venus’ yang mengalami luka di pipi karena dianiaya di Rumah Toko (Ruko) Thamrin, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/2) dini hari.
Karyawan karaoke ‘Venus’ yang mengalami luka di pipi karena dianiaya di Rumah Toko (Ruko) Thamrin, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/2) dini hari. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Korban, Rudi (28) dan rekannya Khadari Ali (28) yang tidak mengenal Dewi, hanya menjawab seadanya.

Namun jawaban korban dan rekannya membuat Abdul tersinggung. “Karena tidak kenal, maka korban dan saksi menjawab tidak tahu. Tapi rupanya pelaku kesal hingga mengajak korban berkelahi,” kata Jefri pada Senin (12/2).

Jefri mengatakan, korban dan rekannya sempat ketakutan karena postur tubuh tersangka besar dan wajahnya terlihat garang.

Rudi lalu berinisiatif meredam amarah tersangka dengan memeluk tubuh Abdul.

Bukan mereda, tersangka justru naik pitam hingga mendorong tubuh Rudi.

Bahkan, Abdul mengeluarkan sebuah gunting bergagang merah yang disimpan di dalam tasnya.

Barang bukti pisau dan gunting yang disita polisi.
Barang bukti pisau dan gunting yang disita polisi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

“Selanjutnya gunting tersebut diarahkan ke wajah korban dengan cara menusuk pipi korban sebelah kiri hingga robek,” ujar Jefri.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved