Untuk Membangun Sebuah Polder Membutuhkan Anggaran Sekitar Rp 20 Miliar

Dalam pembangunan sebuah polder untuk RTH non-hijau, kata dia, biasanya membutuhkan anggaran yang sangat banyak.

Untuk Membangun Sebuah Polder Membutuhkan Anggaran Sekitar Rp 20 Miliar
Istimewa
Ilustrasi ruang terbuka hijau. 

WARTA KOTA, BEKASI---Pertumbuhan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bekasi berjalan lambat. Setiap tahun pertumbuhannya hanya 0,048 persen. Padahal bila mengacu pada UU Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, seharusnya pemerintah menyediakan 30 persen RTH dari total luas sekitar 210,5 kilometer persegi.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Erwin Guwinda, mengatakan, APBD Kota Bekasi memang sangat terbatas untuk merealisasi RTH. Dalam pembangunan sebuah polder untuk RTH non-hijau, kata dia, biasanya membutuhkan anggaran yang sangat banyak.

Di polder RTH non hijau biasanya dibangun fasilitas lainnya seperti taman, lintasan lari (jogging track). "Dalam sekali pembangunan polder, anggaran yang dibutuhkan bisa mencapai sekitar Rp 20 miliar," katanya.

Sementara anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bekasi yang hampir menembus Rp 6 triliun tidak cukup untuk menyediakan RTH.

Dia mencatat, saat ini baru ada 22 titik RTH yang dibangun bila berdasarkan surat keputusan (SK) Wali Kota Bekasi tahun 2015 lalu. Sementara RTH yang harus dibangun berdasarkan SK itu mencapai 69 titik.

Artinya, masih ada 47 titik lagi yang belum dijadikan RTH oleh pemerintah. "SK dibuat berdasarkan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDRTK) 2014-2031 dan Rencana Pembangunan Jarak Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018," katanya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved