WartaKota/

Sinergitas Aparat di Pengungkapan 1 Ton Sabu Dipuji

Penangkapan kapal Sunrise Glory ini membuktikan sinergitas penggagalan penyelundupan narkoba telah berjalan baik.

Sinergitas Aparat di Pengungkapan 1 Ton Sabu Dipuji
istimewa
Ketua DPR Bambang Soesatyo dan Anggota DPR Ahmad Sahroni (kanan) berkunjung ke Batam terkait kapal pembawa sabu 1 ton 

WARTA KOTA, JAKARTA- Anggota Komisi III Ahmad Sahroni mengapresiasi penangkapan kapal berbendera Singapura, Sunrise Glory yang menyelundupan satu ton sabu ke Indonesia melalui jalur Batam. Penangkapan ini membuktikan sinergitas penberantasan narkoba tak hanya antara sesama penegak hukum namun juga bersama dengan TNI AL sebagai penjaga kedaulatan Indonesia.

Politisi Nasdem ini menekankan, sinergitas antara instansi yakni BNN, Polri, Bea Cukai dan TNI AL terbukti sangat penting. Mengingat luasnya perbatasan Indonesia dengan panjang mencapai 99.000 kilometer. Banyaknya jalur tikus yang jumlahnya mencapai ribuan bahkan belasan ribu dimanfaatkan penyelundup untuk memasukkan narkoba ke Indonesia.

“Penangkapan kapal Sunrise Glory ini membuktikan sinergitas penggagalan penyelundupan narkoba telah berjalan baik. Pencegahan masuknya narkoba ke Indonesia memang tak boleh dilakukan parsial karena panjang perbatasan yang memunculkan banyaknya jalur tikus,” terang Sahroni yang menemani Ketua DPR Bambang Soesatyo melakukan kunjungan ke Batam terkait penggagalan masuknya satu ton shabubke Indonesia, Minggu (11/2/2018).

Sahroni mengemukakan dengan adanya sinergitas, kelemahan khususnya dalam hal sumber daya manusia dan sarana seperti kapal cepat ataupun persenjataan dapat saling melengkapi. Kondisi itu sangat penting mengingat para penyelundup narkoba akan menggunakan peralatan yang semakin canggih.

“Dengan sinergitas, celah yang akan ditutup akan semakin banyak karena bertambahnya sarana kapal cepat, persenjataan dan sumber daya manusia. Apalagi presiden Jokowi menekankan tak boleh ada ego sektor dalam pemberantasan narkoba,” ujar Sahroni. 

Sependapat dengan Ketua DPR, Sahroni menekankan penyelundup narkoba harus dihukum mati karena telah melakukan kejahatan kemanusiaan. Kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah atas penberantasan narkoba diingatkannya akan terefleksi dari tidak adanya lagi permainan-permainan oleh oknum penegakan hukum terkait pemberantasan narkoba.

Tak hanya di level penyelundup, pengawasan terhadap penegakan hukum baik penangkapan, penuntutan hingga vonis dijatuhkan mutlak dilakukan hingga ke pelaku yang melakukan pengedaran narkoba.

Editor: ahmad sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help