Pedagang Asal Minang Bentuk Ikatan Perantau Minang

Setelah urun rembug bersama, pedagang asal Sumatera Barat akhirnya membentuk wadah dengan sebutan Ikatan Perantau Minang Thamrin City dan sekitarnya.

Pedagang Asal Minang Bentuk Ikatan Perantau Minang
Ikatan Perantau Minang (IPM) Thamrin City dan sekitarnya 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Berawal dari kongkow-kongkow di warung kopi ternyata bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Itulah yang dirasakan sekumpulan pedagang asal Sumatera Barat yang berada di pusat perbelanjaan Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan sekitarnya ketika mereka berkumpul dan mencetuskan sebuah wadah bersama sebagai sesama perantau dari ranah Minang.

Setelah urun rembug bersama, akhirnya mereka memutuskan membentuk wadah dengan sebutan Ikatan Perantau Minang (IPM) Thamrin City dan sekitarnya.

"Intinya IPM sebagai wadah sosial yang menaungi para perantau asal Minang yang ada di Thamrin City dan sekitarnya. Jujur, paguyuban ini terbentuk ketika kita sedang berkumpul, tapi kita tidak tahu ada kerabat yang meninggal dunia. Nah, dari situ kita berharap jangan sampai kehilangan informasi," kata Dt Tan Magindo, Ketua Umum IPM ditemui di Thamrin City, Tanah Abang Jakarta Pusat, Senin (5/2/2018).

Rinaldi Refly, Wakil Ketua IPM menimpali, ide pembentukan komunitas ini pada akhir Desember 2017 lalu.

"Ide awalnya dengan langkah sosial, seperti ada teman yang sakit, ada teman yang meninggal. Selama ini tidak adanya persatuan, ada meninggal tidak ada yang menghadiri padahal kita satu kampung dan sama-sama diperantuan. Insya Allah dengan lahirnya IPM bisa mempererat tali silaturahmi antar sesama orang Minang di perantauan," kata Rinaldi.

Tan Magindo menambahkan, IPM bukan hanya sebagai ajang berkumpul biasa, namun, lebih mengedepankan silaturahmi semua perantau yang ada. Baik itu para pedagang, birokrat maupun profesi lainnya.

"Sasaran kita terutama mengadakan kegiatan sosial. Setelah itu mendirikan koperasi yang orientasinya dari kita untuk kita dan oleh kita. Makanya, paguyuban ini punya moto Basamo Kito Bisa (Bersama Kita Bisa)," ucapnya.

Sementara, John Rizal Tanjung selaku Dewan Pendiri mengaku bangga dengan terbentuknya IPM. Menurutnya, IPM akan memiliki bergaining bagi kita dengan siapapun. Termasuk dengan pengelola gedung maupun dengan pemerintah daerah (Pemda DKI).

"Selama ini kan para pedagang berada pada posisi lemah. Jika mereka berhadapan dengan masalah hukum banyak yang kurang paham, akhirnya cenderung mengalah. Oleh karenanya, lewat IPM ini nantinya kita akan membentuk lembaga bantuan hukum (LBH) yang bertujuan membantu anggota IPM yang berurusan dengan hukum," katanya.

Selain itu, menurut John Rizal, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Pemda DKI guna memajukan para perantau Minang yang ada di Thamrin City dan sekitarnya.

"Insya Allah, banyak program ke depannya nanti, dan IPM lahir Lahir bawah bukan dari petinggi tapi dari semangat kebersamaan sesama pedagang di sini (Thamrin City), " katanya.

Lebih lanjut John Rizal menjelaskan, awal pembentukan IPM bermula dari 32 orang. Selanjutnya, anggota semakin bertambah hingga berjumlah 206 orang.

Kini, setelah IPM terbentuk, dalam waktu dekat ini akan melakukan deklarasi bersama.

Deklarasi IPM rencananya akan mengundang Gubernur Sumatera Barat dan Gubernur DKI Jakarta.

"Mengapa kami juga mengundang Gubernur Sumatera Barat saat deklarasi? Agar tahu ini rakyatnya dan bisa mendengarkan rakyatnya di tanah rantau," kata John Rizal.

Saat ada sekitar 1200-an pedagang di pusat perbelanjaan Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menurut Dt Tan Magindo dari jumlah tersebut 70 persen adalah pedagang yang berasal dari Minang, Sumatera Barat.

"Bagi mereka yang bergabung silahkan datang ke sekretariat IPM. Jadi kami tidak datang membagikan formulir, tapi kalau yang berminat silahkan bergabung. Dan tidak ada paksaan. Karena ikatan ini lahir dari hati kecil dan semangat kebersamaan," katanya.

Hal senada ditegaskan,
Rinaldi Refly. "Kami tidak mendatangi orang perorang, biar saja kemauan dari masyarakat langsung bergabung di IPM ini," katanya.

Saat ini lokasi sekretaris Ikatan Perantau Minang (IPM) Thamrin City dan sekitarnya berada di Thamrin City Lantai 3A Blok D/37 BO 21. 

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved