Asisten Rumah Tangga Mencuri Uang Majikan di Srengseng

ART berinisial WI (24) ditangkap anggota Polsek Kembangan setelah kedapatan melakukan aksi pencurian di rumah majikannya.

Asisten Rumah Tangga Mencuri Uang Majikan di Srengseng
Joko Supriyanto
Ilustrasi asisten rumah tangga ditangkap polisi 

KEMBANGAN, WARTA KOTA---Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial WI (24) ditangkap anggota Polsek Kembangan setelah kedapatan melakukan aksi pencurian di rumah majikannya, Maria Novia di Jalan Taman Kebon Jeruk, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Peristiwa pencurian itu disadari korban setelah sebelumnya menaruh uang Rp 4,5 juta di dalam laci meja kamarnya di lantai dua rumahnya, kemudian keluar kamar dan berbincang dengan keluarganya.

Baca: Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor Kembali Berulah, Kini Aksinya Terekam CCTV

Tidak lama berselang, WI masuk ke kamar korban dengan alasan membersihkan kamar dan keluar lagi setelah beberapa menit kemudian. Melihat hal itu, korban yang merasa curiga dengan pelaku, masuk ke kamar untuk melihat uang yang disimpan.

"Setelah dihitung, uang korban berkurang Rp 800.000. Korban lalu mengumpulkan seluruh orang yang ada di rumah tapi enggak ada satupun yang mengaku. Akhirnya korban melapor ke Polsek Kembangan," kata Kanit Reskrim Polsek Kembangan Ajun Komisaris Verbal Sambo, Minggu (11/2/2018).

Baca: Perampok Sekap PRT dan Balita di Kamar Mandi, Warga dan Pengurus RT Langsung Rapat

Mendapati laporan tersebut, anggota Polsek Kembangan menuju lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah dilakukan beberapa pertanyaan, WI akhirnya mengakui perbuatannya. Barang bukti uang Rp 800.000 juga ditemukan di saku celana saat dilakukan penggeledahan.

Belakangan diketahui pelaku sudah sering melakukan pencurian di rumah majikannya. Bahkan sebelumnya ada yang sudah dibelikan cincin dan perhiasan emas. Pelaku nekat mencuri karena terlilit masalah ekonomi.

"Uang hasil pencuriannya diberikan kepada ibunya yang sakit tumor untuk digunakan berobat. Tapi apapun alasannya, perbuatan pelaku sudah melanggar hukum dan tetap kami proses sesuai hukum yang berlaku," kata Kapolsek kembangan Komisaris Supriyadi.

Barang bukti yang disita adalah uang tunai Rp 1,35 juta, satu cincin emas satu gram berikut surat, satu kalung emas lima gram, satu cincin emas 3,1 gram. Selain itu liontin seberat satu gram dan sepasang anting korek gantungan seberat satu gram.

Atas perbuatan pelaku, korban menderita kerugian sebesar Rp 32,4 juta. Pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help