Normalisasi dan Naturalisasi Sungai akan Dilakukan Sesuai Kondisi Lingkungannya

Konsep normalisasi dan naturalisasi sungai akan diterapkan di berbagai tempat sesuai dengan kondisi lingkungannya.

Normalisasi dan Naturalisasi Sungai akan Dilakukan Sesuai Kondisi Lingkungannya
Warta Kota/Alex Suban
Semrawutnya penataan kabel dan jaringan utilitas di bawah tanah seringkali menjadi kendala proyek-proyek infrastruktur di Jakarta. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan konsep normalisasi dan naturalisasi sungai akan diterapkan di berbagai tempat sesuai dengan kondisi lingkungannya.

"Ada beberapa daerah yang bisa (dipasang) sheet piles kan, ada beberapa daerah yang bisa bronjol, ada beberapa daerah yang bisa ditanami, ada beberapa juga yang harus mengalami revitalisasi pompa. Nah ini nanti akan kita lihat sesuai dengan kearifan lokal masing-masing," kata Sandiaga di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Harapan Mulia, Kemayoran, Jakpus, Sabtu (10/2/2018).

Mesko begitu, ia tak ingin masyarakat terlalu memikirkan terkait perbedaan antara naturalisasi dan normalisasi. Bagi Sandiaga, hal yang paling utama adalah bagaimana pembenahan di area pinggir sungai bisa dilakukan lebih baik dari sebelumnya.

"Saya ingn kedepan bahwa penataan kita di wilayah sungai akan lebih baik, ke depan, Pak Anies, kita semua sepakat tidak digembar-gemborkan antara pernyataan naturalisasi atau normalisasi, bagi kita penataan sungai dan bagaimana melibatkan warga untuk dialog sehingga mereka bisa mendukung," ucapnya.

Sebelumnya, Anies menginginkan agar pembenahan wilayah di pinggiran sungai juga bisa mengupayakan untuk menjaga ekosistem. Salah satunya dengan cara menanam pohon dipinggiran sungai yang merupakan bagian dari konsep naturalisasi.

Meski begitu, Pemprov DKI Jakarta selama ini selalu mengembangkan konsep normalisasi dengan cara melakukan pengerukan untuk memperdalam permukaan sungai. Selain itu, pemasangan sheet pile juga dilakukan di beberapa area pinggiran sungai.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help