Proyek 'Sangkuriang' Rehab Total 100 Sekolah di Jakarta Bakal Terlambat Rampung

Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto, tak bisa memastikan penyelesaian proyek akan tepat waktu atau tidak.

Proyek 'Sangkuriang' Rehab Total 100 Sekolah di Jakarta Bakal Terlambat Rampung
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Gedung Aula di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 32 Jakarta di Kelurahan Pekojan, di Jalan Pejagalan, Tambora, Jakarta Barat, yang roboh, Kamis (21/12), sekitar 12.30 WIB. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Proyek rehabilitasi total 100 sekolah di Jakarta kemungkinan baru bisa dimulai pada Juni 2018.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto, tak bisa memastikan penyelesaian proyek akan tepat waktu atau tidak.

"Ini pakai anggaran single year. Kami akan minta dari awal pemenang lelang bisa menyelesaikannya tepat waktu," ujar Bowo ketika dihubungi Wartakotalive.com, Jumat (9/2/2018).

Baca: Pemprov DKI Bakal Sewa Lahan Teman Lama Sandiaga Uno untuk Relokasi Pedagang Blok G Tanah Abang

Anggaran single year membuat 100 sekolah itu mesti sudah rampung dikerjakan paling lambat 31 Desember 2018.

Kontraktor pemenang lelang mesti bekerja seperti 'sangkuriang', karena dituntut mampu menyelesaikan pembangunan hanya dalam enam bulan.

Bowo mengatakan, saat ini pihaknya dan Badan Pelayanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov DKI (BPPBJ DKI) juga belum memproses lelang konstruksi rehab total 100 sekolah itu.

Baca: Dibui karena Edarkan Sabu, Pria Ini Menikah di Kantor Polisi

"Sekarang yang sedang diproses itu masih lelang manajemen konstruksi rehab total 100 sekolah," kata Bowo.

Penandatanganan kontrak antara pemenang lelang manajemen konstruksi dan Disdik DKI baru bakal dilakukan pada 10 Maret 2018.

Oleh karena itulah, Bowo memperkirakan baru pada Maret atau April lelang konstruksi dilakukan, dan pemenang baru diumumkan sekitar akhir Mei atau awal Juni 2018. Sehingga, proyek baru bisa berjalan pada Juni 2018.

Baca: Ini Dua Merek Mobil Mewah Penunggak Pajak yang Jarang Kelihatan di Jalanan Jakarta

Risiko keterlambatan pengerjaan pun jadi cukup tinggi. Sebab, proyek 41 tower Rusunawa tahun 2017 yang sudah mulai dikerjakan antara Maret-Mei 2017 saja, masih belum rampung sampai Februari 2018 ini.

Bahkan, para kontraktor sudah memastikan bakal melewati waktu pemberian kesempatan menyelesaikan pekerjaan yang deadline pada 10 Februari 2018.

Proyek 'sangkuriang' rehab total 100 sekolah memiliki nilai proyek Rp 1,81 trilliun. Proyek dibagi ke dalam lima paket dengan kisaran nilai proyek masing-masing paket antara Rp 315 milliar sampai Rp 434 milliar. (*)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help