Harapan Muhamad Ali Tampil di Olimpiade Pupus

Dia menggunakan nama Ali, karena terinspirasi prestasi petinju legendaris Muhammad Ali.

Harapan Muhamad Ali Tampil di Olimpiade Pupus
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Kamis (8/2/2018) halaman 11 

WARTA KOTA.COM - Meski belum dipastikan tampil atau tidak pada ajang tinju di Olimpiade Tokyo 2020, petinju asal Inggris, Muhammad Ali, telah dipastikan bakal menjalani hukuman larangan bertanding selama dua tahu, karena telah terbukti mengonsumsi obat terlarang.

Vonis hukuman larangan bertanding ini, bukan kali pertama dialami Ali.

Petinju amatir berusia 21 tahun tersebut, juga sudah pernah mendapatkan hukuman larangan bertanding di tingkat domestik maupun internasional, karena kasus serupa.

Seperti dilansir BBC, Channel News Asia, dan Boxing World, Ali dinyatakan bersalah oleh organisasi tinju amatir dunia (AIBA), karena telah terbukti mengonsumsi obat terlarang jenis anabolic steroid (doping), yaitu Trenbolone, saat menjalani pertandingan tinju di ajang World Series of Boxing di Maroko, April 2017.

Dalam undang-undang olahraga tinju amatir internasional dan organisasi anti doping dunia, Trenbolone termasuk dalam daftar obat dengan kandungan zat terlarang, yang masuk dalam jenis anabolic streroid, di mana memiliki kemampuan meningkatkan pertumbuhan dan masa otot.

Baca: Manchester United Minta Mahar Besar untuk David De Gea

Dalam pernyataan tertulisnya, organisasi tinju amatir internasional menyebut bahwa pihaknya telah menjatuhkan hukuman larangan bertanding setelah mencapai kesepakatan tentang kasus tersebut.

Sanksi bagi Ali telah dijatuhkan pada Oktober lalu dan mendapatkan pengukuhan dari organisasi tinju Inggris (GB Boxing).

Ali merupakan salah satu petinju amatir andalan Inggris.

Dia menggunakan nama Ali, karena terinspirasi prestasi petinju legendaris Muhammad Ali.

Halaman
12
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved