Tanggul Kali Bekasi di Jalan Raya Cipendawa Sudah Ambles Sejak Februari 2017

Kondisi tanggul sheetpile Kali Bekasi di Jalan Raya Cipendawa, Kelurahan Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, kian tergerus.

Tanggul Kali Bekasi di Jalan Raya Cipendawa Sudah Ambles Sejak Februari 2017
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Tanggul sheetpile Kali Bekasi di Jalan Raya Cipendawa, Kelurahan Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, kian tergerus, Rabu (7/2/2018). 

WARTA KOTA, BEKASI---Kondisi tanggul sheetpile Kali Bekasi di Jalan Raya Cipendawa, Kelurahan Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, kian tergerus, Rabu (7/2/2018). Akibatnya permukaan jalan di atasnya ambles hampir ke tengah jalan.

Tanggul ini kian ambrol karena tingginya debit air kali dari wilayah Bogor sejak tiga hari terakhir. Bahkan tinggi muka air (TMA) di sana mencapai 550 centimeter.

Pantauan di lapangan menunjukkan hampir separuh badan jalan sepanjang 20 meter dari Cipendawa menuju Jatiasih ambles. Akibatnya jalan sepanjang sekitar 300 meter terpaksa ditutup dan dialihkan ke arah sebaliknya.

Baca: Tanggul Sungai Citarum di Karawang Ambles Sepanjang 50 Meter

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Tri Adhianto Tj, mengatakan, sebetulnya tanggul itu ambruk sejak Februari 2017. Pemerintah Kota Bekasi tidak mempunyai kewenangan memperbaikinya karena kewenangan berada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Menurut dia, jalan kian ambles akibat tergerus oleh air yang datang dari arah selatan atau Bogor. Lantaran tidak memiliki tanggul sebagai penahan, maka tanah di bawah badan jalan tergerus sehingga permukaann jalan amblas.

"Kami sudah melaporkan hal ini ke BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane) karena kewenangannya ada di mereka," kata Tri.

Baca: Ini Alasan Pemkot Bekasi Memangkas Alokasi Dana 46 Organisasi Perangkat Daerah

Berdasarkan informasi yang dia dapat, pemerintah pusat sedang melelang proyek perbaikan tanggul tersebut. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 11 miliar dan ditargetkan perbaikan dimulai pada Maret 2018.

Selain tanggul tersebut, kata Tri, ada dua titik lain yang akan diperbaiki di antaranya di samping gedung SDN VI Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, dan tanggul di Kemang Pratama, Rawalumbu. Ia menilai perbaikan tanggul tersebut cukup mendesak, mengingat ada infrastuktur lain yang terancam tergerus seperti jalan raya.

"Kalau tidak segera diperbaiki akan berdampak langsung bagi masyarakat," katanya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved