Sudah 12 Kali Beraksi, Komplotan Perampok Berpedang Samurai Mengaku Baru Lukai Tiga Korban

Kepada polisi, mereka mengaku sudah belasan kali beraksi, dan sasarannya adalah pemotor yang melaju sendirian.

Sudah 12 Kali Beraksi, Komplotan Perampok Berpedang Samurai Mengaku Baru Lukai Tiga Korban
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Polisi menghadiahi timah panas kepada dua perampok berpedang samurai yang pernah beraksi di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018) petang. 

WARTA KOTA, BEKASI - Kepolisian Sektor Cikarang Barat meringkus tiga perampok berpedang samurai, saat bersembunyi di rumah kontrakannya di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (6/2/2018) petang.

Kepada polisi, mereka mengaku sudah belasan kali beraksi, dan sasarannya adalah pemotor yang melaju sendirian.

Kapolsek Cikarang Barat Komisaris Hendrik Situmorang mengatakan, tersangka TN (24), PPG (21), dan TB (21), sudah 12 kali merampok pengendara motor dengan hasil 12 sepeda motor dan 12 ponsel korban. Setiap merampok motor, mereka selalu mengambil ponsel korban untuk dijual kembali.

Baca: Polisi Bekasi Tembak Dua Perampok Berpedang Samurai di Bekasi, Satu Lolos

“Mereka berkeliling dari malam hingga dini hari menggunakan dua motor untuk mencari sasarannya,” kata Hendrik, Rabu (7/2/2018).

Menurut Hendrik, wilayah sasaran tersangka adalah Cikarang Timur, Cikarang Barat, dan Tambun. Mereka menyasar wilayah setempat karena dianggap suasananya paling sepi dari tengah malam hingga dini hari.

Dari tiga tersangka yang ditangkap, PPG dan TB ditembak betis kanannya karena melawan polisi, sedangkan TN pasrah saat melihat dua rekannya ambruk ditembak penyidik.

Baca: La Nyalla Mattalitti: Aksi Bela Islam Cuma Ditumpangi, Dia yang Menikmati

Polisi masih memburu satu tersangka lagi berinisial RM (21), yang kabur menggunakan sepeda motornya, saat polisi menggerebek rumah kontrakan mereka.

Dalam setiap aksinya, kata Hendrik, mereka saling berbagi peran. Tersangka TN dan RM berperan sebagai joki motor, sedangkan PPG dan TB sebagai eksekutor.

“Mereka merupakan komplotan perampok lokal atau asli Cikarang, Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Baca: Dinas SDA Salah Bayar Pembebasan Lahan Waduk, Pemprov DKI Mengaku Tak Tahu

Kepala Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat Inspektur Satu Elman Telaumbanua menambahkan, meski sudah 12 kali beraksi, tersangka mengaku baru tiga kali melukai korban, sedangkan sembilan korban lainnya tidak dilukai, karena mereka pasrah saat dipepet para pelaku.

“Mereka akan melukai korbannya bila ada perlawanan, namun tetap saja mereka dikenal cukup sadis,” cetus Elman.

Elman mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap aksi kejahatan serupa. Bila pengendara hendak pulang di waktu malam atau dini hari, sebaiknya mencari jalan alternatif yang ramai lalu lintas. Bila perlu cari teman yang memiliki tujuan atau arah yang sama, supaya meminimalisir aksi perampokan.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help