Kasus Kosambi, Pengacara Korban Kecewa Lantaran Terdakwa Mengaku Tak Bersalah

Sidang yang dihelat di Pengadilan Negeri Tangerang itu beragendakan pledoi atau pembelaan terdakwa.

Kasus Kosambi, Pengacara Korban Kecewa Lantaran Terdakwa Mengaku Tak Bersalah
Warta Kota/Andika Panduwinata
Sidang lanjutan kasus pemalsuan Akta Autentik di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Rabu (7/2). 

WARTA KOTA, TANGERANG - Terdakwa kasus pemalsuan Akta Autentik terkait tanah di Kosambi, Kabupaten Tangerang yakni Suryadi Wongso dan Yusuf Ngadiman menjalani sidang lanjutan pada Selasa (6/2/2018).

Sidang yang dihelat di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang itu beragendakan pledoi atau pembelaan terdakwa.

Mereka para terdakwa mengaku tak bersalah di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Hasanudin. Pengacara terdakwa, Yevgeni Yesyurun membacakan kesimpulan dari pledoi ini.

"Terdakwa secara sah tidak bersalah. Dengan maksud memakai Akta. Tuntutan mengada - ada," dalam nota pembelaan tersebut.

Majelis Hakim, Hasanudin pun meminta tanggapan terkait pledoi ini terhadap terdakwa.

Suryadi Wongso dengan santai menanggapi soal pembelaannya itu.

"Saya tidak merasa bersalah melakukan tindak pidana. Tidak ada hubungannya dengan penjualan tanah," ujar Yusuf Ngadiman.

Terdakwa dituntut satu tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Tangerang atas perkara tersebut.

JPU Marolop dalam persidangan menyatakan pada bagian analisa yuridis terdakwa terbukti bersalah.

Sidang pun akan dilanjutkan kembali pada Selasa (22/2/2018). Dengan beragendakan menanggapi pledoi dari para terdakwa ini.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help