Benarkah Tongseng Asu Bisa Sembuhkan Penyakit? Ini Kata Dokter

Setiap 100 gr daging anjing mengandung energi sebesar 198 Kkal, protein 24,6 gr, lemak 10,5 gr dan karbohidrat 0,9 gr.

Benarkah Tongseng Asu Bisa Sembuhkan Penyakit? Ini Kata Dokter
Tribunnews.com
Tumpukan daging anjing. 

WARTA KOTA, JAKARTA- Sukardi, salah satu pemilik warung daging anjing di Surakarta, menuturkan banyak warga yang makan daging anjing untuk menyembuhkan penyakit.

Dia menjelaskan bahwa banyak pelanggan yang mengalami gatal-gatal dan sesak nafas mengaku sembuh setelah makan daging anjing.

"Ada juga kok yang anaknya sakit panas, terus dibuatkan sop dari tulangnya agar sembuh. Tapi yang sering sakit gatal-gatal," kata Sukardi kepada Kompas.com, Selasa (6/2/2018).   

Di wilayah Surakarta dan Yogyakarta, daging anjing memang dikenal bisa menyembuhkan penyakit.

Salah satu masakan daging anjing populer adalah sengsu alias tongseng asu/anjing. Sejumlah warung menyebutnya tongseng jamu.

Setiap 100 gr daging anjing mengandung energi sebesar 198 Kkal, protein 24,6 gr, lemak 10,5 gr dan karbohidrat 0,9 gr.

Namun hingga saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa daging memang berkhasiat.

Ketika tak ada bukti, drh. Sunarto, M.Si, dosen Fakultas Peternakan Universitas Sebelas Maret Surakarta, justru mengungkapkan bahaya konsumsi daging anjing.

Berbeda dengan kambing, sapi, dan babi, anjing yang dikonsumsi masyarakat tidak bersumber dari peternakan. Makhluk hidup yang diternakkan harus memenuhi beberapa syarat.

"Harus melalui beberapa prosedur untuk menjamin kesehatan hewan misalnya harus mendapat vaksin secara teratur, pengawasan yang ketat," katanya.

Halaman
12
Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved