Home Credit Telah Memiliki 11.800 Titik Penjualan di Indonesia

Perkembangan bisnis Home Credit telah mencakup 90 persen penduduk perkotaan yang tersebar di 85 kota dengan lebih dari 11.800 titik penjualan.

Home Credit Telah Memiliki 11.800 Titik Penjualan di Indonesia
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Perusahaan pembiayaan barang Home Credit mencatat nilai pembiayaan Rp 5,3 trilun sepanjang tahun 2017. Nilai ini naik tiga kali lipat dibandingkan tahun 2016 yang meraup Rp 1,8 triliun. 

WARTA KOTA, SETIABUDI---Andy Nahil Gultom, Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia, mengatakan, perkembangan bisnis Home Credit telah mencakup 90 persen penduduk perkotaan yang tersebar di 85 kota dengan lebih dari 11.800 titik penjualan.

Andy mengatakan, perkembangan bisnis pembiayaan ini juga dipengaruhi layanan pembiayaan daring. Seiring dengan penetrasi internet yang semakin berkembang pula. Target di tahun 2018 akan ditambah lagi 48 kota.

Bertepatan dengan perayaan lima tahun kehadiran Home Credit di Indonesia, diluncurkan kampanye bertajuk "Indonesia Bisa!". Kampanye yang berangkat dari kisah inspiratif para konsumen Home Credit yang berani melakukan perubahan untuk membuat hidup mereka lebih berarti.

Selain itu, Home Credit juga berkolaborasi dengan Blibli.com dalam menyediakan fasilitas pembiayaan daring. Guna mendukung upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan literasi kepada masyarakat Indonesia, Home Credit di tahun 2017 telah berhasil mengedukasi secara langsung 2.443 orang di Indonesia.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved