Jakarta Bersiap Banjir, DPRD Tak Mau Dengar Ada Pompa Mati karena Anggarannya Segini

Diperkirakan debit air kiriman dari Bogor mencapai titik maksimal sekitar pukul 17.30, sore nanti.

Jakarta Bersiap Banjir, DPRD Tak Mau Dengar Ada Pompa Mati karena Anggarannya Segini
Warta Kota/Bintang Pradewo
Unit pompa mobile yang dipakai untuk menyedot air di Jalan Patra, Rabu (27/9). 

WARTA KOTA, GAMBIR -- DKI Jakarta bersiap menghadapi banjir kiriman dari Bogor, Senin (5/2/2018).

Diperkirakan debit air kiriman dari Bogor mencapai titik maksimal sekitar pukul 17.30, sore nanti.

Ketua Komisi D DPRD DKI, Iman Satria meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) memastikan semua pompa bisa berjalan baik.

Iman mengaku, tidak ingin ada asalan pompa tak berjalan atau tidak ada yang mengoperasikan alat tersebut.

Iman tak mau lagi mendengar itu lantaran anggaran Dinas SDA pada APBD 2018 mencapai Rp 3.4 triliun.

Dari anggaran itu, Rp 800 miliar untuk pembangunan sarana saluran, sungai, dan kelengkapannya; Rp 552 miliar untuk pemeliharaan saluran; Rp 278 miliar untuk pembangunan tanggul; Rp 217 miliar untuk pengelolaan pompa; dan Rp 90,5 miliar untuk pembangunan waduk.

"Sebesar Rp 217 milliar itu untuk pompa saja, jadi jangan sampai kedengeran ada banjir atau genangan karena pompa mati. Pompa di jalam protokol jangan sampai ada alasan mati," kata Iman.

Iman mengatakan semestinya Dinas SDA sudah harus memiliki data daerah mana saja yang diprediksi akan diterjang banjir.

Dari data itu, kata Iman, peralatan seperti pompa biasa langsng disiagakan.

“Jadi, tak ada alasan lagi. Ini sudah bisa diprediksi karena kiriman. Saya minta dipetakan,” ucap Iman.

Dia menegaskan tidak ingin ada yang dikambing hitamkan karena ketidaksigapan Dinas SDA menghadapi banjir.

Pusat Data Informasi dan Humas BNPB sebelumnya merilis dalam 9 jam ke depan debit air dari Bendungan Katulampa akan tiba di Pintu Air Manggarai, Jakarta.

Banjir diprediksi akan melanda sejumlah daerah di Ibu Kota.

Bajir diprediksi akan menggenangi bantaran sungai di sekitar wilayah di Jakarta seperti daerah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Bidara Cina dan Kampung Melayu.(ote)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved