Ini Penyebab Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Melemah 67 Poin

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (5/2/2018) sore melemah 67 poin menjadi Rp 13.519

Ini Penyebab Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Melemah 67 Poin
Antaranews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, JAKARTA---Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (5/2/2018) sore melemah 67 poin menjadi Rp 13.519 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.452 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi Rp13.498 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.428 per dolar AS.

Faisyal, Analis Monex Investindo Futures, mengatakan, sentimen penguatan dolar AS masih terjaga setelah AS merilis data tenaga kerja dan indeks upah di Amerika Serikat yang lebih baik dari estimasi.

Faisyal mengatakan, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan kenaikan 200.000 pekerja pada Januari, melampaui perkiraan yang sebanyak 180.000. Tingkat pengangguran sesuai ekspektasi pasar di level 4,1 persen. Dan indeks upah rata-rata per jam naik 0,3 persen, lebih tinggi dari ekspektasi 0,2 persen.

"Data ekonomi Amerika Serikat yang positif itu membuat ekspektasi pelaku pasar uang semakin kuat terhadap peluang The Fed menaikan suku bunga acuannya pada Maret mendatang," kata Faisyal seperti dilansir Antaranews.com.

Faisyal mengatakan, penguatan dolar AS juga mendapatkan dukungan setelah The Fed dalam Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mensinyalkan kepercayaan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi di AS.

Sedangkan Reza Priyambada, Analis Binaartha Sekuritas, mengatakan, harga minyak mentah dunia yang mengalami pelemahan turut mempengaruhi mata uang komoditas, salah satunya rupiah.

"Pergerakan rupiah cenderung terbatas seiring harga minyak dunia mengalami penurunan," kata Reza.

Penulis: Aloysius Sunu D
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help