Air Pipa Terhenti, PDAM Depok Perbaiki Pompa Air Baku yang Terendam Banjir Hingga Malam Ini

Ribuan pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok resah karena sejak Senin (5/2/2018) siang, distribusi air bersih ke rumah mereka terhenti.

Air Pipa Terhenti, PDAM Depok Perbaiki Pompa Air Baku yang Terendam Banjir Hingga Malam Ini
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Petugas PDAM Tirta Asasta mencoba memperbaiki pompa air baku di instalasi pengolahan air yang tertutup lumpur dan material lain, akibat meluapnya Sungai Ciliwung, Senin (5/2). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Ribuan pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok resah karena sejak Senin (5/2/2018) siang, distribusi air bersih ke rumah mereka terhenti.

Penyebabnya karena pompa air penyedot air baku di lokasi Instalasi Pengolahan Air milik PDAM Tirta Asasta tertutup lumpur dan material lainnya akibat banjir luapan Kali Ciliwung.

Hal ini menyebabkan produksi air bersih terhenti sementara.

Petugas PDAM Tirta Asasta mencoba memperbaiki pompa air baku di instalasi pengolahan air yang tertutup lumpur dan material lain, akibat meluapnya Sungai Ciliwung, Senin (5/2).
Petugas PDAM Tirta Asasta mencoba memperbaiki pompa air baku di instalasi pengolahan air yang tertutup lumpur dan material lain, akibat meluapnya Sungai Ciliwung, Senin (5/2). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Instalasi Pengolahan Air yang tertutup lumpur terjadi di instalasi Citayam dan Pancoran Mas serta Instalasi Pengolahan Air di Legong Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Kota Depok, EE Sulaeman, mengatakan sampai Senin malam ini petugasnya terus bekerja memperbaiki pompa air baku yang tertutup lumpur dan sampah tersebut.

"Petugas kami tetap bekerja dan memperbaiki pompa air yang tertutup lumpur karena luapan Kali Ciliwung " kata Sulaeman kepada Warta Kota, Senin (5/2/2018).

Ia memastikan petugasnya akan bekerja keras sekuat tenaga agar pompa air baku bisa dapat kembali berfungsi. "Kami berupaya semaksimal mungkin agar pompa air baku dapat bekerja lagi sehingga produksi air bersih bisa dilakukan lagi," kata Sulaeman.

Sebelumnya Sulaeman menyatakan bahwa karena bak penyedot pompa air baku di instalasi pengolahan air di Depok tertutup lumpur dan material lain, maka produksi air bersih terhenti, Senin siang.

Ia mengatakan sudah mengumumkan hal ini ke para pelanggan PDAM melalui media sosial maupun secara langsung.

Petugas PDAM Tirta Asasta mencoba memperbaiki pompa air baku di instalasi pengolahan air yang tertutup lumpur dan material lain, akibat meluapnya Sungai Ciliwung, Senin (5/2).
Petugas PDAM Tirta Asasta mencoba memperbaiki pompa air baku di instalasi pengolahan air yang tertutup lumpur dan material lain, akibat meluapnya Sungai Ciliwung, Senin (5/2). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Sebelumnya kami sudah meminta warga pelanggan menampung air bersih secukupnya karena akan ada penghentian pasokan air bersih," kata Sulaeman.

Menurut Sulaeman berdasarkan informasi di lapangan, muka air Sungai Ciliwung sampai Senin sore ini belum mengalami penurunan.

"Sehingga timbunan lumpur dan material lainnya pada bak pompa air baku belum dapat dibersihkan. Kami masih menunggu kondisi dan situasi debit sungai menurun. Mudah-mudahan muka dan debit air Sungai Ciliwung bisa turun malam ini, sehingga Selasa pagi atau siang, produksi air bersih bisa normal kembali," paparnya.

Karena hal ini Sulaeman memohon maaf kepada para pelanggan PDAM Tirta Asasta Depok.

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan pelayanan tersebut," kata Sulaeman.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved