Gelapkan Uang Perusahaan Hingga Rp8 Miliar, Mulyono Berurusan dengan Hukum

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini mendekam di tahanan Mapolres Jakarta Selatan.

Gelapkan Uang Perusahaan Hingga Rp8 Miliar, Mulyono Berurusan dengan Hukum
Warta Kota/Feryanto Hadi
Pegawai senior PT Starindo bernama Mulyono yang digelandang ke Mapolres Jakarta Selatan oleh tim Unit I Krimum, Sabtu (3/2) siang. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Seorang pegawai senior PT Starindo bernama Mulyono digelandang ke Mapolres Jakarta Selatan, oleh tim Unit I Krimum, Sabtu (3/2) siang.

Dia ditangkap karena ditengarai melakukan penggelapan dan pencurian uang perusahaan selama beberapa tahun.

Kapolres Metro Jakatra Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, penangkapan pelaku bermula dengan adanya laporan dari PT Starindo yang berlokasi di kawasan Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan, yang mengaku mengalami kerugian dengan adanya dugaan penggelapan.

Saat itu polisi melakukan penyelidikan dan menemukan kecurigaan terhadap seorang karyawan senior di sana. Seorang pegawai bernama Mulyono diduga menyalahgunakan wewenang dan jabatannya untuk meraih kekayaan pribadi.

"Pelaku diamankan di Bekasi. Pelaku merupakan karyawan dan secara diam-diam uang yang harusnya dilaporkan ke perusahaan digunakan sendiri," ujar Mardiaz, Minggu (4/2).

Kombes Mardiaz mengungkapkan, peristiwa penggelapan dan pencurian tersebut terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama yakni antara tahun 2013 hingga 2017.

Dalam rentang waktu tersebut, pelaku melakukan dengan cara serapi mungkin hingga jumlah uang yang digelapkan kian banyak.

Diperkirakan uang hasil dari penggelapan itu senilai hingga Rp 8 miliar. Sementara uang tersebut digunakan untuk membeli sebidang tanah dengan nama pribadi.

"Waktu kejadian itu dari tahun 2003 sampai dengan 2017. Sebagian uangnya digunakan untuk membeli sebidang tanah. Akibat perbuatannya perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 8 M," ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini mendekam di tahanan Mapolres Jakarta Selatan. Pelaku dikenakan pasal berlapis 374 dan 362 KUHP.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help