Warga Konsumen Pulau Reklamasi Ditahan karena Ribut dengan Pengembang

Hal itu bermula dari rekaman cekcok mulut Lucia dengan pegawai itu disebarkan hingga viral di media sosial.

Warga Konsumen Pulau Reklamasi Ditahan karena Ribut dengan Pengembang
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi. Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Korban Reklamasi (AKAR) menggelar unjuk rasa menolak reklamasi Teluk Jakarta di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya resmi menahan Lucia Liemesak (54), salah satu konsumen pulau reklamasi PT Kapuk Naga Indah (PT KNI), anak perusahaan PT Agung Sedayu Group.

Lucia ditahan sebagai tersangka kasus pencemaran dan fitnah terhadap pegawai PT KNI.

Hal itu bermula dari rekaman cekcok mulut Lucia dengan pegawai itu disebarkan hingga viral di media sosial oleh seorang pria berinisial W.

"Benar, (Lucia) ditahan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2018).

Ia mengatakan, Lucia akan ditahan selama 20 hari, terhitung mulai hari ini.

"Dua alat buktinya cukup. Takutnya melarikan diri (dan) mengulangi perbuatan," ujarnya.

Kuasa hukum Agung Sedayu Group, Lenny Marlina melaporkan Lucia dengan laporan polisi nomor LP/6076/XII/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus pada 11 Desember 2017. Lenny mewakili Siti Khusnul yang merupakan karyawan Golf Island.

Sebelumnya, polisi menangkap W yang menyebarkan video tersebut. Video itu menunjukkan sejumlah konsumen memprotes pengembang pulau reklamasi di Jakarta Utara. Penangkapan W juga berdasarkan laporan Lenny.

Namun, kemudian polisi menghentikan penyelidikan kasus tersebut setelah pelapor mencabut laporannya.

"Sudah dicabut, sudah di SP-3 (kasusnya)," kata Argo, Rabu (31/1/2018).

Argo menambahkan, pencabutan laporan itu dilakukan setelah ada permohonan maaf dari pihak terlapor kepada pelapor. (Sherly Puspita)

Sebelumnya telah diunggah Kompas.com dengan tautan: Ribut dengan Pengembang, Seorang Konsumen Pulau Reklamasi Ditahan

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved