Jumlah Donasi yang Dikumpulkan PMII UI untuk Papua

Penggalangan dana yang digelar PMII UI untuk Papua mengumpulkan dana sebesar Rp 2.124.000.

Jumlah Donasi yang Dikumpulkan PMII UI untuk Papua
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sebagai bentuk kritik atas inisiden kartu kuning oleh Ketua BEM UI ke Jokowi, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Indonesia (PMII-UI) melakukan aksi penggalangan donasi untuk penderita gizi buruk suku Asmat di Papua. Penggalangan dana dilakukan di Balairung UI, Depok, bersamaan dengan acara wisuda Universitas Indonesia (UI), Sabtu (3/2/2018). 

WARTA KOTA, DEPOK-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Indonesia (PMII-UI) melakukan aksi penggalangan donasi untuk penderita gizi buruk suku Asmat di Papua, sebagai bentuk kritik atas inisiden kartu kuning oleh Ketua BEM UI ke Jokowi.

Penggalangan dana dilakukan di Balairung UI, Depok, bersamaan dengan acara wisuda Universitas Indonesia (UI), Sabtu (3/2/2018).

Selain itu PMII UI juga menggalang dukungan untuk gizi buruk melalui tanda tangan dan penulisan harapan para pengunjung di acara wisuda UI.

Ketua PMII UI Ahmad Luthfi kepada Warta Kota, Sabtu, menuturkan hasil penggalan dana yang terkumpul dalam aksinya sebesar Rp 2.124.000

"Hal ini merupakan kritik PMII UI kepada gerakan mahasiswa yang hanya gencar menuntut saja. Sangat penting adanya transformasi gerakan mahasiswa yang mengedepankan manfaat secara langsung ke masyarakat, tidak lagi hanya beretorika belaka," kata Luthfi kepada Warta Kota, Sabtu.

Selain itu, kata Luthfi, PMII UI juga mendorong pemerintah untuk terus merealisasikan program-program yang berorientasi pada pengentasan kemiskinan. "Aksi ini juga merupakan bentuk kritik cerdas PMII UI kepada pemerintah," kata Luthfi.

Menurutnya antusia para pengunjung dalam memberikan donasi dan menuliskan harapan dan membubuhkan tanda tangannya di kain kuning yang tersedia, cukup tinggi.

"Hal ini merupakan bentuk kepedulian kongkrit PMII UI atas masalah Gizi Buruk yang terjadi di Papua. Rencananya, donasi yang terkumpul ini akan disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat Nahdlatul Ulama (LAZISNU)," kata Luthfi.

"Sebagai organ gerakan dan agen perubahaan, sudah seyogianya mahasiswa memberikan aksi nyata dan tidak hanya berorasi menuntut pemerintah saja," kata Luthfi.

Ia menjelaskan PMII UI telah mengadakan Focus Group discussion (FGD) dengan Ikatan Mahasiswa Papua Universitas Indonesia (IMAPA UI) pada 25 Desember 2017 terkait masalah-masalah yang terjadi di Papua.

"PMII UI sangat concern untuk turun langsung membantu saudara-saudara di Papua. Sesuai dengan visi membela kaum mustadz’afin atau masyarakat yang lemah, PMII UI terlibat secara aktif dalam isu-isu sosial yang terjadi," katanya.

Beberapa aksi sosial PMII di UI antara lain penggalangan donasi untuk Palestina dan bantuan korban bencana alam ke berbagai daerah di Indonesia.

Sebelumnya Luthfi mewakili Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Indonesia (PMII-UI) mengecam keras aksi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI Zaadit Taqwa yang mengacungkan kartu kuning ke arah Presiden Jokowi dalam dies natalis ke-68 Universitas Indonesia, di Balairung UI, Depok, Jumat (2/2/2018).

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved