Putus Sekolah, ABG Cantik Terpaksa Ngamen

Sulitnya memenuhi kebutuhan hidup membuat dua remaja perempuan asal Karawang dan Banyumas ini nekat mengamen di Jakarta.

Putus Sekolah, ABG Cantik Terpaksa Ngamen
Warta Kota/Dwi Rizki
ABG cantik terpaksa ngamen yang digiring petugas sosial. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Sulitnya memenuhi kebutuhan hidup membuat dua remaja perempuan asal Karawang dan Banyumas ini nekat mengamen di Jakarta.

Bermodal alat box music sewaan, mereka meraup rupiah dari angkutan umum yang satu ke angkutan umum lainnya.

Dua remaja putus sekolah ini mengaku nekat mengamen karena himpitan ekonomi. Hasil dari mengamen itu ia gunakan untuk membantu keluarga di kampung.

20180202Putus Sekolah, ABG Cantik Terpaksa Ngamen1
Putus Sekolah, ABG Cantik Terpaksa Ngamen (Warta Kota/Dwi Rizki)

Namun ketika sedang mengamen, dua remaja perempuan ini terkena penjangkauan Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

Keduanya kedapatan sedang mengamen di salah satu angkutan umum di Pesakih, Kalideres, Jakarta Barat.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Surya menyampaikan penjangkauan itu sesuai Peraturan Daerah No.8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum mengenai pelarangan memberi dalam bentuk apapun di jalanan.

Selain itu, banyaknya laporan warga melalui media sosial maupun CRM yang mengeluhkan perilaku pengamen. Warga merasa terganggu karena pengamen itu kerap meminta uang dengan cara memaksa.

"Iya dua remaja perempuan pada saat petugas kami (P3S) sedang melakukan monitoring, dan kedapatan keduanya sedang mengamen dengan menggunakan Box Music di Pesakih, Kalideres," ungkap Surya saat dihubungi pada Jum'at (2/2).

Ia melanjutkan, mereka sebelumnya sempat lari ketika melihat petugas. Namun petugas dengan sigap segera melakukan penjangkauan terhadap mereka.

Saat ini, kedua remaja tersebut telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat. Mereka akan diasesmen dan diidentifikasi petugas untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut agar tidak kembali mengamen di jalanan.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved