Pencurian

Lima Pelaku Spesialis Curanmor Ditembaki Polisi di Tangsel

Jajaran Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap empat laporan kasus pencurian kendaraan bermotor selama bulan Januari 2018

Lima Pelaku Spesialis Curanmor Ditembaki Polisi di Tangsel
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto, saat merilis kasus pencurian sepeda motor di wilayahnya, Jumat (2/2). 

WARTA KOTA, TANGERANG - Jajaran Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap empat laporan kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi selama bulan Januari 2018.

Aksi pencurian ini tersebar di beberapa wilayah di Tangsel.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto menjelaskan dari empat kasus pencurian tersebut pihaknya mengamankan sembilan orang tersangka.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto, saat merilis kasus pencurian sepeda motor di wilayahnya, Jumat (2/2).
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto, saat merilis kasus pencurian sepeda motor di wilayahnya, Jumat (2/2). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Barang bukti sembilan unit sepeda motor yang kebanyakan jenis matic disita aparat dari tangan tersangka.

"Kami lakukan penyelidikan mendalam karena curanmor meresahkan masyarakat," ujar Fadli saat ditemui di Mapolres Tangsel, Jumat (2/2/2018).

Dari sembilan tersangka yang berhasil diamankan, aparat terpaksa melumpuhkan lima orang pelaku. Mereka berasal dari Lampung dan Tangerang.

"Lima di antaranya kami lakukan tindakan tegas terukur dengan cara menembaknya," ucapnya.

Menurutnya sepeda motor yang berhasil diamankan akan diserahkan kepada para pemilik kendaraan tersebut.

Dengan menunjukkan bukti - bukti kepemilikan kendaraan yang disertai surat - surat kendaraan yang sah.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto, saat merilis kasus pencurian sepeda motor di wilayahnya, Jumat (2/2).
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto, saat merilis kasus pencurian sepeda motor di wilayahnya, Jumat (2/2). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Kami sudah kembalikan dua sepeda motor, yang lain apabila bisa menunjukan bukti kepemilikan kendaraan silakan mengambilnya ke kantor kami," kata Fadli.

Akibat perbuatannya itu pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan Pemberatan. "Ancamannya lima tahun penjara," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help