Home »

News

» Jakarta

Ini Tiga Fakta Pembebasan Lahan Waduk Pondok Ranggon III yang Berujung Masalah

Setidaknya terdapat tiga fakta berbahaya terkait pembebasan lahan tersebut, di zaman Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI pada 2016 lalu.

Ini Tiga Fakta Pembebasan Lahan Waduk Pondok Ranggon III yang Berujung Masalah
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Lokasi Lahan Waduk Pondok Ranggon I di Cipayung, Jakarta Timur yang dibangun di era Jokowi. Lokasi waduk kini berubah jadi hutan berduri. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Pembebasan lahan Waduk Pondok Ranggon III makin kelihatan masalahnya.

Setidaknya terdapat tiga fakta berbahaya terkait pembebasan lahan tersebut, di zaman Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI pada 2016 lalu. Inilah ketiga fakta tersebut :

1. Tak Libatkan Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Pembebasan lahan Waduk Pondok Ranggon III dilakukan tahun 2016 lalu, antara Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI dan para pemilik baru ke-24 bidang lahan di sana.

Ke-24 bidang lahan Waduk Pondok Ranggon III memang beralih dari ahli waris ke pemilik baru pada 2013, melalui jual beli.

Tapi, pembelian itu ternyata menyisakan sengketa lahan, begitu Dinas SDA hendak membebaskan lahan di sana pada 2016.

Baca: Kejaksaan Diminta Turun Tangan Terkait Kasus Pembebasan Lahan Waduk Pondok Ranggon III

Sengketa lahan terjadi lantaran para ahli waris yang menjual tanah itu ke pemilik baru juga ternyata masih bersengketa.

Bahkan, menurut warga, pemilik baru juga masih ada yang bersengketa dengan ahli waris lain terkait pembelian lahan tahun 2013.

"Jadi ada juga yang tanahnya memiliki dua sertifikat. Jadi orang-orang yang beli lahan di sana tahun 2013 itu ternyata tak membeli juga dari orang yang tepat," kata salah satu warga yang tahu riwayat pembebasan lahan di sana.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help