Gadis Muda Teriak saat Ditendang Begal di Tangerang

Yuni Oktora (21) menjerit histeris ketakutan saat dihadang begal di Kampung Rasa Lini, Desa Laksana, Pakuhaji, Tangerang, Rabu (31/1/2018) malam.

Gadis Muda Teriak saat Ditendang Begal di Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kapolsek Teluknaga, AKP Fredy Yuda saat press release di Mapolsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (1/2/2018). 

Laporan Wartakotalive.com Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG - Yuni Oktora (21) menjerit histeris ketakutan. Gadis muda ini dihadang begal di Kampung Rasa Lini, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada Rabu (31/1/2018) malam.

Ia hendak menuju rumah dari kantornya. Yuni pun gemetar ketika sepeda motor Honda Scoopy bernopol B 3136 CDP yang ditungganginya dicegat bandit ini.

Warga asal Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang tersebut dibegal oleh pelaku berinisial AP. Beruntungnya pelaku kepergok warga saat membawa kabur motor korban tersebut.

Kapolsek Teluknaga, AKP Fredy Yuda menjelaskan tersangka diamankan warga saat mencoba membawa lari sepeda motor itu. Modus pelaku dengan cara menunggu di marka kejut.

"Sehingga korban pun mengurangi laju kendaraannya dan pelaku langsung beraksi. Dia (AP) standby di jalan rusak, ketika korban melaju sangat pelan, pelaku menendang korban hingga terjatuh, dan membawa kabur sepeda motornya," ujar Fredy saat ditemui di Mapolsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (1/2/2018).

Yuni mengungkapkan, kronologi kejadian tersebut. Wanita berusia 21 tahun ini menerangkan setiap hari selalu melintas di kawasan Desa Laksana dan tidak pernah terjadi apa pun.

"Saya memang berangkat kerja setiap hari lewat situ," ucap Yuni.

Yuni mengurangi laju kendaraannya karena terdapat polisi tidur. Dan pada waktu bersamaan, pelaku yang sebelumnya sudah standby pun beraksi.

"Saya kira warga sekitar, awalnya enggak curiga. Kebetulan di jalan kan agak belok dan gajlukan, pas saya rem motornya, pelaku langsung menendang, saya jatuh. Pelaku langsung ngambil stang dan narik motor," kata Yuni.

Ia pun sempat menghalau pelaku dengan mencabut kunci sepeda motornya. Yuni berteriak keras minta tolong.

"Sempat perebutan kunci, tapi pelaku tetap melawan, kaki saya diinjak dan ditendang. Saya dapat kunci motor saya. Pisau yang dipakai pelaku langsung dibuang sama pelaku ke kebun," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help