Februari Ini Peletakan Batu Pertama Kampus UIII di Depok

Rencana pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia ini sempat menjadi polemik karena mengancam penggusuran cagar budaya 'Rumah Cimanggis'.

Februari Ini Peletakan Batu Pertama Kampus UIII di Depok
Istimewa
ILUSTRASI Kampus 

WARTA KOTA, DEPOK --- Peletakan batu pertama proyek pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di lahan RRI di Sukmajaya, Kota Depok, rencananyan akan dilakukan Februari 2018.

Anggota Komisi VIII DPR RI Wenny Haryanto, dari Partai Golkar Dapil Depok dan Bekasi, menuturkan saat rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Agama (Kemenag) beberapa waktu lalu, Kemenag menyatakan bahwa peletakan batu pertama kampus UIII di Kota Depok akan dilaksanakan pada Februari 2018 ini.

"Itu disampaikan Kemenag sewaktu kami dari Anggota Komisi VIII DPR RI menanyakan follow up dari rencana pembangunan Kampus UIII di Kota Depok," kata Wenny, melalui sambungan telepon, Rabu (31/1/2018).

Namun, kata Wenny, dari penjelasan Kemenag tidak diketahui pasti kapan tanggal peletakan batu pertama kampus UIII itu dilakukan.

"Apakah awal, pertengahan atau akhir Februari, mungkin Kemenag juga belum tahu persisnya," kata Wenny.

Ia berharap pernyataan Kemenag yang diungkapkannya ke media massa ini akan mempercepat dimulainya pembangunan UIII di Depok.

"Karena ini cita cita Presiden Jokowi, supaya Indonesia mempunyai kampus yang berkelas dunia. Sehingga mahasiswa Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, untuk mendalami Islam. Cukup di negeri sendiri, yang alhamdulillah nya di kota Depok. Tentu dampak positifnya akan luar biasa bagi Kota Depok," kata Wenny.

Sebelumnya rencana pembangunan UIII ini sempat menjadi polemik karena mengancam akan menggusur bangunan bersejarah atau cagar budaya yang dikenal dengan nama Rumah Cimanggis di sana. Bangunan Rumah Cimanggis diketahui telah berdiri sejak tahun 1775.

Bahkan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna yang mengikuti rapat progres rencana pembangunan UIII di Istana Presiden pertengahan Januari lalu, tidak dapat memastikan apakah keberadaan bangunan bersejarah Rumah Cimanggis akan diselamatkan atau tergusur karena proyek UIII ini.

"Beberapa waktu lalu saya mewakili Pemkot Depok hadir di Istana Negara dalam rapat terkait pembangunan UIII ini. Kami sudah sampaikan terkait adanya peninggalan bersejarah di lokasi itu. Saya berharap bangunan itu tetap dipertahankan sebagai warisan budaya," kata Pradi.

Namun kata dia, dalam rapat itu belum diputuskan dengan jelas, apakah Rumah Cimanggis akan dibongkar atau tidak.

"Yang pasti Pemkot Depok minta dipertimbangkan lagi supaya bangunan Rumah Cimanggis dipertahankan," kata Pradi.

Sebelumnya pada Desember 2017 lalu panitia dan komite pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang diwakili Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin selaku ketua panitia dan akademisi Prof Komaruddin Hidayat selaku komite pembangunan, mengunjungi lahan eks RRI di Jalan Pemancar, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (17/12/2017). 

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help